detikcom
Kamis, 30/09/2010 16:00 WIB

Aku Cinta Indonesia (ACI)

Diarak Naik Ojek Kaisar dan Teh 'Obeng' di Pulau Lingga

Nita Rachmawatie - detikNews
Lingga - Rivki alias Egir dan Windarto yang akrab dipanggil Win memulai petualangan mereka di Kepulauan Riau. Lokasi yang akan mereka jelajahi adalah Pulau Lingga. Impian mereka terwujud untuk mengeliling tempat-tempat wisata di Indonesia karena mengikuti program ACI (Aku Cinta Indonesia) detikcom.

"Pengalaman yang gak terlupakan waktu aku naik ojek kaisar di Pulau Lingga. Ojek kaisar itu ada baknya di belakang kayak mobil pick-up gitu. BIsa muat sampai 4 orang. Selain itu ojek kaisar juga nggak ada softbreakernya. Kebayangkan kalo lagi ada lobang atau polisi tidur kayak gimana rasanya," ujar Egir dengan semangat ketika dihubungi detikcom, Kamis (30/9/2010).

"Baru pertama kali saya naik ojek kaisar. Diarak dan diliatin banyak orang lagi. Rasanya kaya orang kampung sini yang baru pulang kampung. Tapi seru juga sih jadi pengalaman yang gak bisa dilupakan," timpal Win.

Masih banyak pengalaman Egir dan Win selama di Pulau Lingga. "Aku sempat coba minum teh 'obeng'. Sama saja dengan teh manis, tapi kalau di sini orang-orang menyebutnya teh 'obeng'. Waktu pertama kali dengar 'obeng' pikiran aku dikira dibuatnya dari obeng," tutur Egir sambil tertawa.

"Katanya sih di sini banyak keturunan cina, mereka menyebutnya 'openg'. Tapi karena banyak juga orang melayunya, jadi disebutnya 'obeng'," lanjut Egir lagi.

Cerita-cerita tentang pengalaman para peserta ACI detikcom dapat disimak di Jurnal Petualang ACI.

Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.


(lom/lom)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel