Detik.com News
Detik.com
Kamis, 30/09/2010 15:59 WIB

Dapat Laporan Insiden di Kalimalang & PN Jaksel, SBY Pantau Situasi

Luhur Hertanto - detikNews
Dapat Laporan Insiden di Kalimalang & PN Jaksel, SBY Pantau Situasi (Foto: Rumgapres)
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendapat laporan ledakan di Kalimalang, Bekasi, dan bentrokan di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). SBY terus memantau situasi.

"Ya sudah dilaporkan, tapi kan masih masih menunggu persisnya seperti apa. Ini kan masih dalam penyelidikan polisi. Polisi akan melaporkan langsung melalui ajudan dinas dan seperti kita tahu masih dilakukan penyelidikan," kata Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha ketika ditanya apakah SBY sudah mendapat laporan tentang ledakan di Kalimalang.

Hal itu disampaikan Julian di Istana Negara, Jl Veteran, Kamis (30/9/2010). Begitu juga mengenai insiden bentrokan di depan PN Jaksel, Rabu kemarin.

"Presiden juga memantau dan mengikuti perkembangan yang terjadi. Dan dalam hal ini memang aparat keamanan, tanpa mengecilkan peran yang sudah dilakukan oleh pihak Kepolisian, tentunya agar meningkatkan upaya-upaya preventif agar tidak sampai terjadinya korban dan tindakan kekerasan seperti yang terjadi kemarin," tandas dia.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%