detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 30/09/2010 09:38 WIB

Ssttt, Dilarang Makan Pinang di Bandara Jayapura

Moksa Hutasoit - detikNews
Menjual Buah Pinang (Dok detikcom)
Jayapura - Sebuah larangan yang cukup unik dipasang di Bandara Sentani, Jayapura, Papua. Warga yang hendak masuk ke dalam bandara dilarang keras untuk mengkonsumsi buah pinang.

Stiker larangan itu cukup mudah terlihat di berbagai sudut. Biasanya stiker ini akan berbarengan dengan stiker larangan merokok.

Gambar stikernya juga cukup unik. Dengan tulisan 'Dilarang Makan Pinang' serta gambar larangan orang meludah.

Bagi masyarakat Jayapura, mengkonsumsi pinang adalah sebuah kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan. "Kaya merokok saja bagi mereka," jelas warga Jayapura, Timothius, Rabu (29/9/2010).

Thomotius menceritakan, ketergantungan warga Jayapura terhadap buah ini sangat tinggi. Jika hendak berpergian, bahkan warga rela mencari-cari pinang di pinggir jalan.

Rasa buah ini sedikit sepet dan pahit. Cara mengkonsumsinya, kulit buah yang cukup keras itu biasanya akan dibuang dulu dengan cara digigit. Setelah selesai, mereka biasanya akan mengunyah isi buah itu tanpa menelannya.

Jika dikunyah, buah itu akan mengeluarkan cairan pekat berwarna merah. Nah, cairan inilah yang menimbulkan masalah. Biasanya, warga Jayapura suka sembarangan meludah cairan itu.

Jika tidak percaya, lihatlah jalanan di kota Jayapura. Kita dapat dengan mudah menemukan bercak-bercak merah di jalanan.

"Daripada kotor mungkin, pengelola bandara makanya ngelarang orang makan pinang," terang Thimotius.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mok/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%