detikcom
Sabtu, 25/09/2010 07:19 WIB

Denny: Tugas Jaksa Agung Sementara Dipegang Darmono

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Hendarman Supandji sudah resmi tidak lagi menjabat sebagai Jaksa Agung setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menandatangani Keppres pemberhentiannya. Kini tugas sehari-hari jaksa agung akan dipegang oleh wakilnya, Darmono.

"Menugaskan wakilnya (Darmono) untuk melaksanakan tugas dan wewenang sebagai jaksa agung," tegas staf khusus presiden bidang hukum, Denny Indrayana kepada detikcom, Sabtu (25/9/2010) pukul 07.00 WIB.

Darmono akan menjabat sebagai jaksa agung sementara hingga presiden melantik Jaksa Agung yang baru. "Hingga ada jaksa agung yang baru," imbuh Denny.

Denny menerangkan, presiden meneken Keppres itu pada Jumat (24/9) kemarin. Selain dalam rangka rencana pergantian jaksa agung yang baru, Keppres itu diterbitkan untuk menghormati putusan MK dalam perkara gugatan tersangka Sisminbakum, Yusril Ihza Mahendra.

"Iya, sudah resmi (diberhentikan) sejak ditandatangani Keppres itu," tandasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mok/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%