detikcom
Kamis, 23/09/2010 17:52 WIB

Warga yang Tinggal di Radius 3 Km dari Sinabung Belum Boleh Pulang

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Status Gunung Sinabung sudah diturunkan dari awas menjadi siaga. Namun sebagian warga yang berada di pengungsian masih belum boleh pulang, terutama yang rumahnya berada dalam radius 3 kilo meter dari pusat letusan atau erupsi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan menyatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan sosialisasi kepada para pengungsi tentang situasi Gunung Sinabung. Kendati sebagian besar pengungsi sudah boleh pulang, namun ada beberapa desa yang masih belum dihuni warga.

"Ada tiga desa yang warganya masih belum boleh pulang, karena relatif dekat dengan pusat erupsi Gunung Sinabung. Mereka baru diperbolehkan pulang, jika kondisinya sudah lebih baik," kata Jhonson Tarigan kepada wartawan di Posko Penanggulangan Bencana Alam Gunung Sinabung di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Ketiga desa itu masing-masing, yakni Desa Suka Meriah di Kecamatan Payung, serta Desa Bekerah dan Desa Simacem di Kecamatan Naman Teran. Selain dekat dengan pusat erupsi, ketiga desa ini juga berada di mulut lembah, oleh karena itu ke tiga desa tersebut posisinya sangat berbahaya jika kelak kemudian hari terjadi erupsi dan atau banjir lahar.

"Kita berharap warga ketiga desa dapat memahami situasi ini, karena untuk keselamatan bersama," kata Jhonson Tarigan.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rul/irw)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%