detikcom
Kamis, 23/09/2010 16:33 WIB

Status Gunung Sinabung Turun dari Awas Menjadi Siaga

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Status Gunung Sinabung yang semula awas sudah diturunkan menjadi siaga. Turunnya status tersebut karena aktivitas gunung juga sudah tidak menunjukkan intensitas yang tinggi seperti sebelumnya.

Keterangan yang diberikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kabupaten Karo, Jh nsonTarigan menyebutkan, penurunan status terjadi sejak pukul 03.50 WIB, Kamis (23/9/2010). Dengan demikian secara umum situasi Gunung Sinabung semakin membaik.

"Penurunan status ini merupakan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, hal ini selanjutnya akan kita sampaikan kepada para warga yang masih bertahan di pengungsian," kata Jhonson Tarigan kepada wartawan di Posko Penanggulangan Bencana Alam Gunung Sinabung di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Rekomendasi itu antara lain menyebutkan, hasil pemantauan yang terakhir, aktivitas vulkanik Sinabung menunjukkan penurunan berdasarkan hasil pengamatan kegempaan, deformasi dan konsentrasi SO2. Selain itu, tidak terdeteksi adanya gas-gas yang berbahaya bagi kehidupan pada jarak sekitar tiga kilometer dari puncak gunung.

Sementara ancaman bahaya erupsi Sinabung yang berupa abu vulkanik yang menyebar bergantung arah dan kecepatan angin serta lontaran lava pijar, kalau pun terjadi diperkirakan masih dalam radius kurang dari tiga kilometer dari titik erupsi.

Pemantauan itu dilakukan melalui empat stasiun seismik dan deformasi dengan menggunakan Tilt Meter dan Electronic Distance Measurement (EDM). Sementara secara visual, pengamatan dilakukan dari arah Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung yang terletak di Jalan Pembangunan Ndokum Siroga, Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Karo.

Sinabung merupakan gunung api strato berbentuk kerucut. Puncaknya berada di ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut (mdpl). Secara geografis berada di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, dan terletak pada posisi 3o10' Lintang Utara dan 98o23,5' Bujur Timur.

Gunung ini meletus kembali pada akhir Agustus 2010 setelah 400 tahun lebih tidak pernah menunjukkan aktivitas letusan. Karena letusan itu, Sinabung yang selama ini dimasukkan dalam kategori gunungapi tipe B, berubah menjadi gunungapi tipe A.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/ken)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close