detikcom
Rabu, 22/09/2010 17:47 WIB

Ruhut: Sebagai Senior, Saya Siap Damaikan KAI dan Peradi video

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Konflik antara dua persatuan advokat, yakni Peradi dan KAI terus memanas. Puncaknya terjadi hari ini dengan adegan adu jotos. Sebagai senior, Ruhut Sitompul mengaku siap mendamaikan keduanya.

"Saya siap sebagai senior kalau mereka meminta kepada saya. Sekaligus saya sebagai anggota Dewan," kata Ruhut saat dihubungi lewat telepon, Rabu (22/9/2010).

Sebagai anggota Dewan yang pernah berkecimpung di dunia advokat, Ruhut menilai konflik dua organisasi tersebut harus segera dihentikan. Alasannya, banyak calon advokat muda yang terkena imbas dari konflik tersebut.

Selain itu, dia juga menilai keributan yang terjadi siang tadi di Hotel Gran Melia sangat memalukan. Terlebih profesi advokat yang menjunjung tinggi nilai-nilai hukum.

"Bung Ketua KAI dan ketua Peradi, kalian kan tokoh-tokoh senior. Clearkan lah masalah ini dengan baik. Bagaimana masyarakat mau meminta perlindungan hukum kalau terus ribut-ribut begini," urainya.

Politisi Demokrat ini juga meminta MA segera melakukan tindakan nyata untuk menyelesaikan masalah ini. "Kasihan anggota muda yang mau jadi advokat nasibnya," tegasnya.

"Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin untuk menyelesaikan masalah ini," timpalnya.

Saat acara pelantikan Advokat Peradi di Gran Melia siang tadi, terjadi kericuhan. Sejumlah orang yang mengaku dari KAI meminta ikut dilantik meski tidak terdaftar.Sempat terjadi aksi gedor-gedor hingga adu jotos di lokasi tersebut.
(mad/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%