detikcom
Rabu, 22/09/2010 04:20 WIB

Polisi Belum Simpulkan Penyerangan Polsek Terkait Penangkapan Teroris

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan (detikcom)
Medan - Polisi terus memburu para pelaku penyerang Markas Polsek Hamparan Perak, di Jl Perintis Kemerdekaan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Hingga saat ini, polisi belum bisa menyimpulkan apakah peristiwa ini terkait dengan penangkapan teroris yang dilakukan beberapa waktu lalu.

"Belum berani ke arah situ (terkait terorisme), belum ketemu pelakunya," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (22/9/2010).

Oegroseno menegaskan, peristiwa penyerangan ini diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang terbiasa menggunakan senjata.

"Yang pasti tindakan penyerangan ini dilakukan dengan perencanaan," imbuhnya.

Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, adalah salah satu wilayah penggerebekan tersangka teroris oleh Densus 88 di Sumut. Dari wilayah itu, Densus berhasil menangkap tiga dari 19 tersangka teroris, yakni Marwan alias Wakno alias Wakgeng (39), Kasman Hadiyono alias Yono (43) dan Surya Saputra.

Marwan dan Surya tertembak masing-masing di bagian paha dan kaki. Keduanya kini dirawat RS Bhayangkara Medan.

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/lrn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close