detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 16/09/2010 13:06 WIB

Kerugian Jalan RE Martadinata Ambrol Rp 2,8 Miliar foto

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Foto: Taufiq/detikcom
Jakarta - Setiap tahun Jalan RE Martadinata mengalami penurunan tanah sedalam 60 centimeter akibat ketidakstabilan struktur tanah di dasar laut. Ambrolnya 103 jalan tersebut pada subuh tadi ditaksir mencapai Rp 2,8 miliar.

"Kerugian ditaksir mencapai Rp 2,8 miliar," kata Direktur Wilayah II Bina Marga Winarno, saat ditemui di lokasi kejadian, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010).

Jumlah tersebut dihitung dari luas jalan yang ambrol dikalikan dengan harga pengerjaan setiap meternya.

Winarno menjelaskan, aktivitas pengerukan tanah di dasar laut menyebabkan ketidakstabilan tanah dan berakibat pada penurunan jalan sedalam 60 centimeter tiap tahun.

"Akhirnya berimbas kepada keseimbangan struktur tanah sehingga keseimbangan berubah dan jalan di sini amblas. Ini fenomena alam," katanya.

Jalan yang ambrol tersebut baru saja dibeton setahun lalu. Jalan itu ambrol sekitar pukul 04.00 WIB tadi sepanjang 103 meter ke kedalaman 7 meter. Lalu lintas pun dialihkan ke Sunter.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%