detikcom
Rabu, 15/09/2010 13:35 WIB

Perubahan Struktur, Kalemdikpol dan Kabaintelkam Berpangkat Bintang 3

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Mabes Polri melakukan perubahan struktur di tubuh kepolisian. Berdasarkan Perpres No 52 Tahun 2010 yang mengatur kenaikan pangkat jajaran kepolisian, sejumlah jabatan berubah nama dan pangkat.

"Jabatan Kalemdikpol dan Kabaintelkam nomenklaturnya sama, pangkatnya yang berbeda menjadi Komjen," ujar anggota tim perubahan struktur Polri Brigjen Ronny F Sompie saat memaparkan hasil perubahan struktur Polri di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (15/9/2010).

Karena itu, saat ini jumlah jabatan jenderal bintang 3 menjadi 6 (Wakapolri, Irwasum, Kabareskrim, Kababinkam, Kalemdikpol, dan Kabaintelkam) sebelumnya hanya 4. Selain perubahan pangkat, beberapa nama satuan, badan juga berganti. Seperti Babinkam (Badan Pembinaan Keamanan) menjadi Baharkam (Badan Pemelihara Keamanan), Divbinkum (Divisi Pembinaan Hukum) menjadi Divkum (Divisi Hukum), NCB Interpol menjadi masuk dalam bagian Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional), Div Telematika menjadi Div TI (Teknologi Informasi).

"Mulai berlaku perubahan nama itu sejak hari ini," jelas Ronny.

Ronny menjelaskan, hasil perubahan struktur Polri, Densus 88 Bareskrim berubah menjadi Densus 88 Polri. Sedangkan Ditlantas Mabes Polri Babinkam berubah menjadi Korlantas (Korps Lalu Lintas Polri).

"Kadensus tetap bintang satu (Brigjen). Kalau Kakorlantas menjadi bintang dua (Irjen)," tandasnya.

Imam Sudjarwo Tidak Otomatis Bintang 3Next

Halaman 1 2
(ape/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%