detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 11/09/2010 15:37 WIB

Warga Serbu Tempat Wisata, Ciawi Arah Sukabumi Macet

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Lokasi wisata di Sukabumi masih menjadi tujuan favorit sejumlah warga. Mulai dari Pelabuhan Ratu, Cibadak, hingga tempat wisata lainnya. Tidak heran kalau lalu lintas menuju Sukabui macet.

"Volume kendaraan membludak, banyak warga hendak menuju lokasi wisata," kata petugas National Traffic Management Center (NTMC) Mabes Polri, Bripda Adi saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/9/2010).

Kemacetan terjadi sejak pukul pagi menjelang siang, hingga pukul 15.20 WIB. Kendaraan padat dan bergerak perlahan. "Petugas masih berupaya melakukan pengaturan," imbuh Adi.

Sementara itu lalu lintas dari Ciawi menuju Puncak, terpantau ramai lancar. Lalu lintas tersendat karena adanya pasar tumpah di Cisarua.

"Selepas Cisarua lalu lintas ramai lancar," tutup Adi.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ndr/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%