Detik.com News
Detik.com

Jumat, 10/09/2010 00:49 WIB

Mobil Masuk Jurang di Mandailing Natal, 1 Tewas 5 Luka

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Mobil Toyota Avanza yang ditumpangi satu keluarga, terjun ke jurang sedalam 100 meter di kawasan jalan lintas tengah Sumatera, di Maga, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Seorang bocah perempuan, Anggi, tewas seketika. Sementara lima penumpang lainnya terluka.

Seorang saksi mata, Zulhakim mengatakan, mobil Toyota Avanza bernomor polisi BH 1053 AI melaju kencang. Tiba-tiba di tikungan tajam di Maga, mobil oleng dan langsung terjun ke jurang.

Kuat dugaan, sopir dalam kondisi mengantuk dan tidak dapat mengendalikan setir. Mobil ini akan menuju Kota Sibolga, Sumut dari Provinsi Jambi.

"Kemungkinan sopirnya mengantuk hingga tidak bisa mengendalikan mobil dan masuk jurang," kata Zulhakim, Kamis (9/9/2010).

Warga sekitar kemudian melakukan pertolongan dengan mengevakuasi para korban ke tepi jalan dari dasar jurang. Korban selamat kemudian dilarikan ke salah satu rumah sakit di Panyabungan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dari lima korban luka, dua di antaranya kritis. Sedangkan jenazah Anggi langsung dibawa ke Sibolga untuk dikebumikan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/rdf)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%