detikcom

Aktivis Lintas Agama Gelar Aksi Tolak Pembakaran Al-Quran di AS

Irwan Nugroho - detikNews
Rabu, 08/09/2010 18:06 WIB
Jakarta Puluhan orang aktivis lintas agama mengadakan aksi di Bundaran HI. Mereka meminta agar aksi pembakaran Al-Quran yang rencananya akan dilakukan oleh salah satu pendeta di Florida, AD, Terry John dihentikan.

Aksi ini bertajuk 'Aksi Damai dan Renungan Stop Hari Pembakaran Al-Quran Sedunia.' Peserta aksi berasal dari Gerakan Peduli Pluralisme (GPP), Forum Agama Untuk Bhineka Tunggal Ika (FABTI), Himpunan Warga Geraja Indonesia, dan Front Pembela Islam (FPI).

Aksi digelar sejak pukul 17.00 WIB setelah hujan deras di kawasan bundaran HI mulai berhenti. Meski demikian, hujan rintik masih turun dan mereka tetap melakukan aksi di bawah gerimis.

Di antara peserta ada beberapa figur yang ikut berdemo seperti Pong Hardjatmo dan
Dorce Gamalama. Dorce meminta agar AS menghentikan provokasi yang tidak layak dengan adanya rencana pembakaran Al-Quran.

"Semua akan sedih kalau kitab suci dibakar. Tapi umat Islam di Indonesia jangan terprovokasi. Saya doakan sebelum tanggal 11 Jones mendapatkan peringatan dari Allah SWT. Dengan membakar Al Quran itu sama saja membakar amarah umat Islam," kata Dorce.

Selain itu, Sekjen FPI, Ustad Awit mengatakan bahwa pembakaran Al-Quran atau kitab suci apa pun adalah perbuatan yang melanggar HAM.

"FPI menuntut agar pemerintah AS, segera mencegah Terry Jones tidak membakar Al-Quran itu. Kami meminta SBY harus mekakukan diplomasi dengan AS agar Terry tidak melakukan aksi bejatnya," kata Awit.

Aksi tersebut berlangsung selama 40 menit. Mereka membawa poster-poster bertuliskan 'Lintas Agama Melawan Pembakaran Al Quran'. Aksi ini berlangsung tertib dengan penjagaan 5 orang polisi.

Dalam rilis aksi tersebut disebutkan, pada Rabu (8/9/2010) pukul 00.00-00.30 WIB, Koordinator Nasional GPP, Damien Dematra berdialog dengan Wali Kota Gainesville, kota di mana akan dilaksanakan pembakaran Al-Quran, Craig Lowe. Isi pembicaraan tersebut antara lain:

1. Pemerintah Florida telah melakukan larangan pada Terry Jones untuk tidak melanjutkan pembakaran Al-Quran.

2. Pemerintah Florida akan mengganti aksi tersebut dengan melakukan aksi tandingan "Hari Solidaritas dan Pluralisme' pada tanggal 11 September 2010. Aksi itu nantinya akan diikuti ribuan orang dari berbagai kelompok agama dan ras.

3. Pemerintah Florida mengutuk rencana gila Terry Jones, namun karena di Amerika ada First Amandement yang berkaitan dengan kebebasan berbicara maka kalau Terry Jones tetap melakukan ini maka dia akan diberikan denda uang.
(ayu/mad)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel