Agung Laksono: Reshuffle Tanya ke Presiden, Kita Kerja Saja
Rabu, 08/09/2010 14:01 WIB
Jakarta
Menko Kesra yang juga Waketum Golkar Agung Laksono enggan menanggapi isu reshuffle kabinet. Dia menyerahkan sepenuhnya ke presiden, mengingat perombakan kabinet adalah hak prerogatif seorang kepala kabinet.
"Soal reshuffle saya belum dengar, coba ditanyakan ke presiden," kata Agung di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Dia menjelaskan, sebagai seorang menteri, dia hanya fokus kepada kerja saja. Tentu pencapaian target kementeriannya harus dipenuhi.
"Sebagai menteri kita hanya kerja secara maksimal, berdasarkan visi misi pemerintah," terangnya.
Agung juga belum tahu kalau dalam isu reshuffle yang berhembus ini, Golkar meminta tambahan kursi. "Kita belum pikirkan soal itu," tutupnya.
Sebelumnya Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengaku mendengar informasi adanya reshuffle kabinet sebagai agenda evaluasi pemerintahan SBY-Boediono. Memang SBY pernah menjanjikan akan melakukan evaluasi tahunan untuk efektivitas pemerintahan.
"Saya mendengar itu (reshuffle), tapi sulit dikonfirmasikan," ujar anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok kepada detikcom.
Mubarok menuturkan, SBY sebagai presiden memiliki wewenang penuh mengambil langkah evaluasi. Reshuffle kabinet juga masuk hak prerogatif presiden yang tidak boleh diganggu gugat.
"Itu menjadi rahasia Pak SBY," kata Mubarok.
(ndr/asy)
"Soal reshuffle saya belum dengar, coba ditanyakan ke presiden," kata Agung di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Dia menjelaskan, sebagai seorang menteri, dia hanya fokus kepada kerja saja. Tentu pencapaian target kementeriannya harus dipenuhi.
"Sebagai menteri kita hanya kerja secara maksimal, berdasarkan visi misi pemerintah," terangnya.
Agung juga belum tahu kalau dalam isu reshuffle yang berhembus ini, Golkar meminta tambahan kursi. "Kita belum pikirkan soal itu," tutupnya.
Sebelumnya Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengaku mendengar informasi adanya reshuffle kabinet sebagai agenda evaluasi pemerintahan SBY-Boediono. Memang SBY pernah menjanjikan akan melakukan evaluasi tahunan untuk efektivitas pemerintahan.
"Saya mendengar itu (reshuffle), tapi sulit dikonfirmasikan," ujar anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok kepada detikcom.
Mubarok menuturkan, SBY sebagai presiden memiliki wewenang penuh mengambil langkah evaluasi. Reshuffle kabinet juga masuk hak prerogatif presiden yang tidak boleh diganggu gugat.
"Itu menjadi rahasia Pak SBY," kata Mubarok.
(ndr/asy)
Baca Juga
- UKP4 Serahkan Evaluasi Menteri ke SBY, Tak Singgung Reshuffle
- Anas Tuding Ada Sutradara yang Menyetir Kolonel Adjie
- Menteri BUMN Minta Maskapai Tak Tunda Penerbangan Hanya karena Pejabat
- Kritik SBY di Opini Kompas
Eks KSAU: Anggota TNI Aktif Dilarang Menulis di Media - Politisi PD Nilai Kritik Kolonel Adjie Terlalu Dipolitisir
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
