Kritik SBY di Opini Kompas
Eks KSAU: Anggota TNI Aktif Dilarang Menulis di Media
Rabu, 08/09/2010 12:08 WIB
Jakarta
Kolonel Adjie Suradji terus mendapat 'teguran' dari para petinggi TNI karena kenekatannya menulis opini bernada mengkritik SBY. Eks KSAU Marsekal Purnawirawan TNI Herman Prayitno menegaskan anggota TNI aktif dilarang menulis di media yang sifatnya mengkritisi pemerintah dan atasannya.
"Sebenarnya, ada yang disampaikan Saudara Adjie di media Kompas itu tidak masalah kalau statusnya dia tidak aktif lagi," kata Ketua Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Marsekal Purnawirawan TNI Herman Prayitno, menyatakan
Hal ini disampaikan Herman dalam jumpa pers di Klub Persada, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2010).
"Tetapi, karena dia masih aktif, kita menyayangkan sikapnya karena memang anggota TNI yang masih aktif dilarang menulis di media yang sifatnya mengkritisi pemerintah maupun atasannya. Ini sudah peraturan," lanjut Herman.
Herman menuturkan, apabila ingin menulis yang sifatnya mengkritisi, memberi saran atau mengkritik, disediakan ruang dan wadahnya, yaitu setiap anggota TNI mendapat pendidikan baik di Lemhannas maupun di sekolah staf. "Itu silakan menulis apa pun, tidak masalah," kata Herman.
Di TNI AU, lanjut Herman, setiap tahun ada lomba karya tulis. "Silakan mengkritisi di karya tulis itu. Tetapi, jangan ke media. Karena, menimbulkan kesan TNI tidak solid dan ini bahaya. Anak buah tidak boleh bertanya kepada atasannya tentang apapun apalagi mengkritik," papar Herman.
Herman menegaskan Adjie sudah pasti akan mendapat sanksi. "Sanksi pasti ada. Kemungkinan yang bersangkutan akan dibawa ke Mahkamah Militer AU. Tetapi sanksinya apa? Itu sudah di luar kewenangan saya Itu kewenangan KSAU," kata Herman.
Dalam artikel opininya pada 6 September, Adjie yang bertugas di bagian Dinas Personalia dan Pamen Sopsau, mengkritik pemerintahan SBY. Adjie menyoroti penanganan korupsi di Indonesia. Di bawah artikel itu Adjie mencantumkan identitasnya sebagai anggota TNI AU. Hal inilah yang dianggap melanggar etika. Adalah terlarang personel TNI mengkritik presiden yang merupakan panglima tertinggi.
(aan/nrl)
"Sebenarnya, ada yang disampaikan Saudara Adjie di media Kompas itu tidak masalah kalau statusnya dia tidak aktif lagi," kata Ketua Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Marsekal Purnawirawan TNI Herman Prayitno, menyatakan
Hal ini disampaikan Herman dalam jumpa pers di Klub Persada, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2010).
"Tetapi, karena dia masih aktif, kita menyayangkan sikapnya karena memang anggota TNI yang masih aktif dilarang menulis di media yang sifatnya mengkritisi pemerintah maupun atasannya. Ini sudah peraturan," lanjut Herman.
Herman menuturkan, apabila ingin menulis yang sifatnya mengkritisi, memberi saran atau mengkritik, disediakan ruang dan wadahnya, yaitu setiap anggota TNI mendapat pendidikan baik di Lemhannas maupun di sekolah staf. "Itu silakan menulis apa pun, tidak masalah," kata Herman.
Di TNI AU, lanjut Herman, setiap tahun ada lomba karya tulis. "Silakan mengkritisi di karya tulis itu. Tetapi, jangan ke media. Karena, menimbulkan kesan TNI tidak solid dan ini bahaya. Anak buah tidak boleh bertanya kepada atasannya tentang apapun apalagi mengkritik," papar Herman.
Herman menegaskan Adjie sudah pasti akan mendapat sanksi. "Sanksi pasti ada. Kemungkinan yang bersangkutan akan dibawa ke Mahkamah Militer AU. Tetapi sanksinya apa? Itu sudah di luar kewenangan saya Itu kewenangan KSAU," kata Herman.
Dalam artikel opininya pada 6 September, Adjie yang bertugas di bagian Dinas Personalia dan Pamen Sopsau, mengkritik pemerintahan SBY. Adjie menyoroti penanganan korupsi di Indonesia. Di bawah artikel itu Adjie mencantumkan identitasnya sebagai anggota TNI AU. Hal inilah yang dianggap melanggar etika. Adalah terlarang personel TNI mengkritik presiden yang merupakan panglima tertinggi.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
