Kompolnas Tak Perlu Ragu Sebut Nama Calon Kapolri
Rabu, 08/09/2010 07:20 WIB
Foto: Hany (Detikcom)
Jakarta
Proses seleksi calon Kapolri di Kompolnas masih dihiasi ruang gelap. Kompolnas didesak untuk segera mengumumkan siapa nama-nama calon Kapolri ke publik.
"Nggak masalah kalau nama-nama diumumkan, ngga perlu ragu jika tidak ada aturan yang melarang," ujar Ketua Komisi Informasi Pusat Alamsyah Saragih saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (7/9/2010).
Menurut Alamsyah, penyebutan nama menjadi penting jika publik memang membutuhkannya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat juga bisa ikut menilai, memberi masukan dan dukungan kepada para calon.
"Memang kan yang menentukan presiden. Tapi bagaimana publik bisa memberikan penilaian jika nama dan sosoknya saja tidak tahu," jelas Alamsyah.
Alamsyah menjelaskan, Kompolnas bisa menyebutkan siapa nama-nama calon Kapolri jika memang keputusannya sudah tetap. "Tidak perlu tentang hasil penilaian dan verifikasi mereka. Selama hanya mengumumkan nama tidak masalah," imbuhnya.
Sebelumnya, Kompolnas enggan menyebut nama-nama calon Kapolri yang sedang digodok. Sayangnya, Kompolnas tidak menjelaskan apa alasan mereka terkait hal itu.
"Ini kesepakatan kami di antara komisioner saja, yang berhak sebut itu ketua (Kompolnas)," ujar anggota Kompolnas Adnan Pandu Praja.
(ape/van)
"Nggak masalah kalau nama-nama diumumkan, ngga perlu ragu jika tidak ada aturan yang melarang," ujar Ketua Komisi Informasi Pusat Alamsyah Saragih saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (7/9/2010).
Menurut Alamsyah, penyebutan nama menjadi penting jika publik memang membutuhkannya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat juga bisa ikut menilai, memberi masukan dan dukungan kepada para calon.
"Memang kan yang menentukan presiden. Tapi bagaimana publik bisa memberikan penilaian jika nama dan sosoknya saja tidak tahu," jelas Alamsyah.
Alamsyah menjelaskan, Kompolnas bisa menyebutkan siapa nama-nama calon Kapolri jika memang keputusannya sudah tetap. "Tidak perlu tentang hasil penilaian dan verifikasi mereka. Selama hanya mengumumkan nama tidak masalah," imbuhnya.
Sebelumnya, Kompolnas enggan menyebut nama-nama calon Kapolri yang sedang digodok. Sayangnya, Kompolnas tidak menjelaskan apa alasan mereka terkait hal itu.
"Ini kesepakatan kami di antara komisioner saja, yang berhak sebut itu ketua (Kompolnas)," ujar anggota Kompolnas Adnan Pandu Praja.
(ape/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
