Indonesia Masih Lebih Unggul Dari Malaysia
Rabu, 08/09/2010 04:56 WIB
Foto: Hany (Detikcom)
Jakarta
Banyak kalangan yang menilai penyelesian konflik Indonesia-Malaysia diselesaikan dengan cara Militer. Dalam konteks politik internasional, penyelesaian dengan kekuatan militer sudah mulai di tinggalkan dan Indonesia tetap unggul dari Malaysia tanpa menggunakan aksi militer.
"Karena itu, cukup aneh membayangkan Indonesia harus konflik melawan Malaysia. Kita jauh lebih memiliki kekuatan determinasi di tingkat regional maupun internasional dibandingkan mereka. Karena itu tak perlu takut menghadapi Malaysia, dan juga tak perlu membayangkan kita melawan
Malaysia, mereka tidak sebanding dengan kita," kata Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Taufan Damanik di Medan, Selasa (7/9/2010).
Cara melihat Indonesia dan Malaysia, dengan memperbandingkan kekuatan kedua negara, adalah salah besar. Sebab, posisi suatu segara tidak sepenuhnya dilihat dari aspek ekonomi, apalagi militer. India yang juga masih banyak masyarakat miskin, tetapi negara itu diletakkan sebagai salah satu negara "adidaya" Asia.
"Sama halnya dengan Indonesia, dalam konteks apapun Indonesia jauh dipandang lebih strategis oleh dunia dibandingkan Malaysia," ujarnya.
Taufan mencontohkan, negara-negara industri maju sudah menempatkan Indonesia sama dengan India dan Brasil dan masuk ke dalam G20. Di kalangan negara Islam, posisi Indonesaa juga jauh lebih berpengaruh. Di Asean, Indonesia-lah yang dipandang sebagai pemimpin utamanya.
"Jadi, terlampau kekanak-kanakan bila kita mesti berkelahi dengan Malaysia apalagi membanding-bandingkannya," tukas Taufan.
Melihat pentingnya pengaruh Indonesia di Asia dan Dunia, maka tidak salah jika Indonesia memanfaatkan posisi strategis Indonesia untuk memaksa Malaysia dan Singapura patuh kepada hukum-hukum internasional sehinggga mereka tidak sembarangan memperlakukan tenaga kerja, hutan dan kelautan, serta aset budaya Indonesia.
"Namun harus memperbaiki kondisi dalam negeri, termasuk kondisi ekonomi dan sistem hukum, kemudian melakukan lobi yang agresif," tuturnya.
(rul/fiq)
"Karena itu, cukup aneh membayangkan Indonesia harus konflik melawan Malaysia. Kita jauh lebih memiliki kekuatan determinasi di tingkat regional maupun internasional dibandingkan mereka. Karena itu tak perlu takut menghadapi Malaysia, dan juga tak perlu membayangkan kita melawan
Malaysia, mereka tidak sebanding dengan kita," kata Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Taufan Damanik di Medan, Selasa (7/9/2010).
Cara melihat Indonesia dan Malaysia, dengan memperbandingkan kekuatan kedua negara, adalah salah besar. Sebab, posisi suatu segara tidak sepenuhnya dilihat dari aspek ekonomi, apalagi militer. India yang juga masih banyak masyarakat miskin, tetapi negara itu diletakkan sebagai salah satu negara "adidaya" Asia.
"Sama halnya dengan Indonesia, dalam konteks apapun Indonesia jauh dipandang lebih strategis oleh dunia dibandingkan Malaysia," ujarnya.
Taufan mencontohkan, negara-negara industri maju sudah menempatkan Indonesia sama dengan India dan Brasil dan masuk ke dalam G20. Di kalangan negara Islam, posisi Indonesaa juga jauh lebih berpengaruh. Di Asean, Indonesia-lah yang dipandang sebagai pemimpin utamanya.
"Jadi, terlampau kekanak-kanakan bila kita mesti berkelahi dengan Malaysia apalagi membanding-bandingkannya," tukas Taufan.
Melihat pentingnya pengaruh Indonesia di Asia dan Dunia, maka tidak salah jika Indonesia memanfaatkan posisi strategis Indonesia untuk memaksa Malaysia dan Singapura patuh kepada hukum-hukum internasional sehinggga mereka tidak sembarangan memperlakukan tenaga kerja, hutan dan kelautan, serta aset budaya Indonesia.
"Namun harus memperbaiki kondisi dalam negeri, termasuk kondisi ekonomi dan sistem hukum, kemudian melakukan lobi yang agresif," tuturnya.
(rul/fiq)
Baca Juga
- Pria Malaysia Diadili Atas Dakwaan Eksploitasi 63 Wanita Indonesia
- Wakil Ketua DPR Nilai Perundingan Kinabalu Terlalu Lemah
- Perundingan Kinabalu
Malaysia Sakit Hati Atas Aksi Pelemparan Tinja - Perundingan Kinabalu
Malaysia Tidak Merasa Salah Soal Penangkapan 3 Petugas KKP - Pertemuan Malaysia-RI di Kinabalu Seperti Pemenang & Pecundang
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
