Truk Kontainer Perparah Kemacetan Jalur Mudik
Rabu, 08/09/2010 04:26 WIB
Ilustrasi
Jakarta
Truk kontainer yang beroperasi di Tol Cikarang menambah kemacetan jalur mudik. Padahal truk kontainer sudah dilarang beroperasi sejak H-4 hingga H+1 setelah Lebaran.
Pantauan detikcom di Tol Karawang, Rabu (8/9/2010), beberapa truk kontainer nampak melewati jalur tersebut. Truk kontainer yang berukuran besar tersebut menutup jalan dan membuat lalu lintas mudik yang sudah padat makin tersendat.
Sementara itu arus mudik di Cikarang hingga Karawang sangat padat. Mobil hanya mampu melaju 20 km/jam di dalam tol Cikarang.
Sejumlah pengemudi yang lelah menghadapi kemacetan pun memarkir mobil di rest area. Sejumlah rest area di sepanjang Tol Cikarang arah Karawang pun dipenuhi mobil. Mobil berbaris hingga ke bahu jalan tol.
Sebelumnya diberitakan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melarang truk-truk muatan barang seperti kontainer dan peti kemas beroperasi mulai H-4 hingga H+1 lebaran atau 6-11 September. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan.
"Untuk truk dan peti kemas, pada H-4 sampai H+1 tidak boleh beroperasi karena akan menimbulkan kemacetan," kata Kadishub DKI Udar Pristono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya usai menghadiri Gelar Pasukan, Kamis (2/9/2010).
Truk kontainer ini hanya diperbolehkan berjalan apabila mengangkut sembako dan disertai ijin resmi dari Kepolisian wilayah setempat. Namun perusahaan diimbau untuk tidak menjalankan truk kontainer untuk mencegah kemacetan.
(van/fiq)
Pantauan detikcom di Tol Karawang, Rabu (8/9/2010), beberapa truk kontainer nampak melewati jalur tersebut. Truk kontainer yang berukuran besar tersebut menutup jalan dan membuat lalu lintas mudik yang sudah padat makin tersendat.
Sementara itu arus mudik di Cikarang hingga Karawang sangat padat. Mobil hanya mampu melaju 20 km/jam di dalam tol Cikarang.
Sejumlah pengemudi yang lelah menghadapi kemacetan pun memarkir mobil di rest area. Sejumlah rest area di sepanjang Tol Cikarang arah Karawang pun dipenuhi mobil. Mobil berbaris hingga ke bahu jalan tol.
Sebelumnya diberitakan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melarang truk-truk muatan barang seperti kontainer dan peti kemas beroperasi mulai H-4 hingga H+1 lebaran atau 6-11 September. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan.
"Untuk truk dan peti kemas, pada H-4 sampai H+1 tidak boleh beroperasi karena akan menimbulkan kemacetan," kata Kadishub DKI Udar Pristono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya usai menghadiri Gelar Pasukan, Kamis (2/9/2010).
Truk kontainer ini hanya diperbolehkan berjalan apabila mengangkut sembako dan disertai ijin resmi dari Kepolisian wilayah setempat. Namun perusahaan diimbau untuk tidak menjalankan truk kontainer untuk mencegah kemacetan.
(van/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
