Gepeng Pekanbaru Tuntut Ijin Mengemis Sampai Lebaran
Rabu, 08/09/2010 02:15 WIB
ilustrasi
Pekanbaru
Sekitar 100 gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pekanbaru berunjukrasa ke Dinas Sosial Pemkot Pekanbaru. Mereka menuntut 50 orang rekannya dibebaskan pasca terjaring tim yustisi, mereka juga meminta diberikan kebebasan mengemis sampai hari raya Idul Fitri tiba.
Aksi demo para gepeng ini berlangsung Selasa (07/09/2010), pukul 22.30 WIB di Kantor Dinas Sosial, Jl Sudirman, Pekanbaru. Mereka ini kelompok pengemis yang menyebar di sejumlah persimpangan lampu merah dan pusat perbelanjaan di Pekanbaru, Riau.
Para gepeng ini menuntut 50 kebebasan rekannya yang selama dua hari ini tertangkap tim yustisi. Mereka meminta Pemerintah setempat memahami kesulitan mereka mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
"Kita juga minta Pemerintah tidak melarang kami mengemis sampai Lebaran nanti. Karena Lebaran kan hanya 3 hari lagi, Jadi berikan kebebasan untuk kami mencari nafkah," ungkap Suwandi penyandang tunanetra kepada wartawan, di lokasi demonstrasi.
Namun tututan mereka ditolak mentah-mentah. Menurut Kepala Kantor Satpol PP Pemkot Pekanbaru, Indra Kusuma, bahwa gepeng yang ada di Pekanbaru hanya mudus saja. Dugaan kuat menjamurnya gepeng selama Ramadan sengaja dikordinir pihak-pihak tertentu.
"Kita tidak akan bebaskan mereka yang sudah terjaring razia. Kita tetap akan menertibkan mereka yang mengemis," kata Indra.
Dari 50 orang yang tertangkap, katanya, diketahui mereka tidak semuanya cacat sebagaimana modus mereka untuk mengemis. Ternyata dari yang tertangkap itu, ada yang pura-pura buta, pura-pura buntung kakinya.
"Jadi mereka ini benar-benar sudah dikordinir. Mereka hanya pura-pura saja. Karena itu kita tidak akan membebaskan mereka. Kita akan lakukan pembinaan bagi mereka yang terjaring razia," kata Indra.
(cha/van)
Aksi demo para gepeng ini berlangsung Selasa (07/09/2010), pukul 22.30 WIB di Kantor Dinas Sosial, Jl Sudirman, Pekanbaru. Mereka ini kelompok pengemis yang menyebar di sejumlah persimpangan lampu merah dan pusat perbelanjaan di Pekanbaru, Riau.
Para gepeng ini menuntut 50 kebebasan rekannya yang selama dua hari ini tertangkap tim yustisi. Mereka meminta Pemerintah setempat memahami kesulitan mereka mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
"Kita juga minta Pemerintah tidak melarang kami mengemis sampai Lebaran nanti. Karena Lebaran kan hanya 3 hari lagi, Jadi berikan kebebasan untuk kami mencari nafkah," ungkap Suwandi penyandang tunanetra kepada wartawan, di lokasi demonstrasi.
Namun tututan mereka ditolak mentah-mentah. Menurut Kepala Kantor Satpol PP Pemkot Pekanbaru, Indra Kusuma, bahwa gepeng yang ada di Pekanbaru hanya mudus saja. Dugaan kuat menjamurnya gepeng selama Ramadan sengaja dikordinir pihak-pihak tertentu.
"Kita tidak akan bebaskan mereka yang sudah terjaring razia. Kita tetap akan menertibkan mereka yang mengemis," kata Indra.
Dari 50 orang yang tertangkap, katanya, diketahui mereka tidak semuanya cacat sebagaimana modus mereka untuk mengemis. Ternyata dari yang tertangkap itu, ada yang pura-pura buta, pura-pura buntung kakinya.
"Jadi mereka ini benar-benar sudah dikordinir. Mereka hanya pura-pura saja. Karena itu kita tidak akan membebaskan mereka. Kita akan lakukan pembinaan bagi mereka yang terjaring razia," kata Indra.
(cha/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
