Diamkan Kasus 16 Bulan, 2 Polisi Dilaporkan ke Propam Polda Metro
Selasa, 07/09/2010 17:46 WIB
Jakarta
Dua oknum Polres Jakarta Selatan diadukan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Gara-garanya, 2 anggota satuan reserse mobil (Resmob) tersebut dianggap tidak menindaklanjuti laporan warga yang telah 16 bulan teronggok di tumpukan berkas kepolisian.
"Padahal pelaku, Sobirin, sudah mengakui perbuatannya. Tapi kok enggak ditetapkan sebagai tersangka. Kasusnya sudah dilaporkan sejak 16 bulan lalu tetapi masih digantung saja," kata Novianto, pengacara korban pengrusakan pagar usai melapor ke Propam Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Selasa (7/9/2010).
Tentu, pagar yang dirusak bukan sekedar pagar biasa sehingga kasus ini dibawa ke kepolisian. Pagar yang dirusak Sobirin akhir bulan Mei tahun lalu, merupakan pagar tanah sengketa di kawasan Pasar Minggu.
Usai merusak, Sobirin yang telah mengakui kesalahannya dilaporkan ke Polres Jaksel dengan nomor LP 943/K/V/2009/Res Jaksel. Akan tetapi, hingga saat ini polisi tidak menindaklanjuti kasus tersebut dan membuat si pelapor geregetan.
"Lazimnya, tiap 3 bulan sekali penyidik memberitahu hasilnya," imbuh Noviato.
Karenanya, Novianto meminta polisi bertindak lebih profesional dan proporsional. Hal itu ia tuangkan dalam aduan ke Propam Polda No STPL/100/IX/2010/YANDUAN yang ditandatangani Kaur Trimlap Penyidik Polda Metro Jaya, AKP Nurhalimah.
(Ari/fay)
"Padahal pelaku, Sobirin, sudah mengakui perbuatannya. Tapi kok enggak ditetapkan sebagai tersangka. Kasusnya sudah dilaporkan sejak 16 bulan lalu tetapi masih digantung saja," kata Novianto, pengacara korban pengrusakan pagar usai melapor ke Propam Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Selasa (7/9/2010).
Tentu, pagar yang dirusak bukan sekedar pagar biasa sehingga kasus ini dibawa ke kepolisian. Pagar yang dirusak Sobirin akhir bulan Mei tahun lalu, merupakan pagar tanah sengketa di kawasan Pasar Minggu.
Usai merusak, Sobirin yang telah mengakui kesalahannya dilaporkan ke Polres Jaksel dengan nomor LP 943/K/V/2009/Res Jaksel. Akan tetapi, hingga saat ini polisi tidak menindaklanjuti kasus tersebut dan membuat si pelapor geregetan.
"Lazimnya, tiap 3 bulan sekali penyidik memberitahu hasilnya," imbuh Noviato.
Karenanya, Novianto meminta polisi bertindak lebih profesional dan proporsional. Hal itu ia tuangkan dalam aduan ke Propam Polda No STPL/100/IX/2010/YANDUAN yang ditandatangani Kaur Trimlap Penyidik Polda Metro Jaya, AKP Nurhalimah.
(Ari/fay)
Baca Juga
- Kisruh Sengketa Tanah, Kapolsek Pasar Minggu Dilaporkan ke Propam
- Cegah Bentrok, Pagar Beton Dibangun di Lahan Sengketa Pasar Minggu
- Keluarga Purnawirawan Tagih Janji Moratorium Penggusuran Rumah Dinas
- Hari Ketiga Kubur Diri Warga Rawasari Diikuti Ibu-ibu & Anak-anak
- 4 Warga Rawasari Tetap Bertahan Lakukan Aksi Kubur Diri
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
