detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 07/09/2010 15:35 WIB

Komunitas Martabak Bali Mudik Bareng

Muchus Budi R. - detikNews
Jakarta - Ratusan warga Tegal, Jawa Tengah yang tergabung dalam komunitas pedagang martabak di Bali mudik bareng. Pemudik berangkat dengan bus dan sepeda motor.

Sebanyak warga Tegal yang mudik bareng berjumlah 370 orang. Mereka berangkat menggunakan delapan bus dari Lapangan Lumintang, Denpasar, Selasa (7/9/2010). Keberangkatan pemudik dilepas dengan musik khas Bali, bleganjur.

Ketua Persaudaraan dan Kerukunan Warga Tegal di Bali Kusnandar mengatakan pada Lebaran 2010, warganya mudik bareng dalam dua gelombang. Sebanyak 120 orang berangkat dengan tiga bus pada Senin (6/9/2010), sedangkan 208 orang mudik dengan delapan bus, Selasa (7/9/2010). Sisanya, menggunakan sepeda motor.

"Jumlah pemudik tahun ini yang terbesar sejak tujuh tahun lalu," katanya.

"Warga Tegal Bali lakukan mudik bareng setiap Lebaran semoga kami sampai tujuan dengan selamat dan rayakan Lebaran di kampung halaman," kata Khusnandar.

Mudik bareng komunitas martabak diberangkatkan oleh PT Telkomsel Bali Nusra. GM Sales and Costumer Service Telkomsel Regional Bali Nusra Syaiful Bachri mengatakan pemudik adalah komunitas yang mata pencahariannya sebagai penjual martabak. Mereka juga menjadi reseller m-kios Telkomsel.

"Kami membantu pemerintah dalam melayani masyarakat sehingga para pemudik dapat pulang ke kampung halaman bersama keluarga dengan aman dan nyaman," kata Syaiful.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(djo/djo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%