detikcom
Selasa, 07/09/2010 15:35 WIB

Komunitas Martabak Bali Mudik Bareng

Muchus Budi R. - detikNews
Jakarta - Ratusan warga Tegal, Jawa Tengah yang tergabung dalam komunitas pedagang martabak di Bali mudik bareng. Pemudik berangkat dengan bus dan sepeda motor.

Sebanyak warga Tegal yang mudik bareng berjumlah 370 orang. Mereka berangkat menggunakan delapan bus dari Lapangan Lumintang, Denpasar, Selasa (7/9/2010). Keberangkatan pemudik dilepas dengan musik khas Bali, bleganjur.

Ketua Persaudaraan dan Kerukunan Warga Tegal di Bali Kusnandar mengatakan pada Lebaran 2010, warganya mudik bareng dalam dua gelombang. Sebanyak 120 orang berangkat dengan tiga bus pada Senin (6/9/2010), sedangkan 208 orang mudik dengan delapan bus, Selasa (7/9/2010). Sisanya, menggunakan sepeda motor.

"Jumlah pemudik tahun ini yang terbesar sejak tujuh tahun lalu," katanya.

"Warga Tegal Bali lakukan mudik bareng setiap Lebaran semoga kami sampai tujuan dengan selamat dan rayakan Lebaran di kampung halaman," kata Khusnandar.

Mudik bareng komunitas martabak diberangkatkan oleh PT Telkomsel Bali Nusra. GM Sales and Costumer Service Telkomsel Regional Bali Nusra Syaiful Bachri mengatakan pemudik adalah komunitas yang mata pencahariannya sebagai penjual martabak. Mereka juga menjadi reseller m-kios Telkomsel.

"Kami membantu pemerintah dalam melayani masyarakat sehingga para pemudik dapat pulang ke kampung halaman bersama keluarga dengan aman dan nyaman," kata Syaiful.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(djo/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%