4 Bus Pengangkut Pemudik Bermotor Tersedia di Jl Lemah Abang Bekasi
Selasa, 07/09/2010 11:01 WIB
Pemudik bermotor di Lemahabang (Andri/ detikcom)
Jakarta
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyediakan 4 bus setiap harinya di check point yang terletak di Jl Raya Lemah Abang, Kabupaten Bekasi. Bus tersebut untuk mengangkut penumpang bermotor yang melebihi kapasitas.
"Kita mengimbau pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan kapasitas berlebih untuk mau memindahkan penumpang dan muatannya ke bus yang sudah kami sediakan," kata Kepala Sub Bagian Check Point Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Adhie Santika kepada wartawan di Jl Raya Lemah Abang, Selasa (7/9/2010).
Adapun mobil yang disediakan yakni 2 unit minibus untuk rute Cirebon, Jawa Barat, dan dua lainnya untuk rute ke Solo, Jawa Tengah. Bus tersebut akan disediakan setiap harinya di lokasi check point tersebut.
Bus tersebut disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya. Bus yang bisa mengangkut 30 orang itu dilengkapi AC dan TV.
"Pemudik yang membawa penumpang berlebih seperti menambah bambu di belakang motor sangat berbahaya untuk keseimbangan kendaraan dan bisa berakibat kecelakaan," jelas Adhie.
Adhie menjelaskan, pihaknya akan melakukan upaya persuasif terlebih dulu dalam menindak pemotor yang bermuatan lebih. "Kita akan sarankan agar anak dan istrinya serta barang bawaannya diangkut bus. Suaminya atau pengemudinya dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan dengan motor," ungkapnya.
Namun, jika pemotor tetap memaksakan untuk mudik dengan kondisi muatan yang penuh dan membahayakan, polisi tidak segan-segan untuk menindaknya.
Bus pertama menuju Cirebon telah berangkat pukul 10.45 WIB. Semua kursi terpenuhi. Seorang penumpang bus gratis bernama Titi Uswatun Khasanah (29) yang berangkat dari Tangerang bersama suaminya Masnun (41) serta 2 anaknya yang berusia 3 tahun dan 5 tahun, mengaku senang dengan disediakannya bus tersebut.
"Tadinya saya nggak mau karena takut kemaleman kalau berangkat pukul 14.00 WIB, saya takut nggak ada yang jemput, rumah saya kan ke hutan lagi. Tapi setelah dijanjikan mau berangkat saat penuh, saya akhirnya mau. Saya cukup senang dengan adanya fasilitas ini, jadi saya bisa istirahat dengan nyaman di bus," ujar Titi yang akhirnya diberangkatkan bersama dua anaknya serta penumpang lain sekitar pukul 10.00 WIB. Sedang suaminya meneruskan perjalanan dengan motor seorang diri.
(mei/nrl)
"Kita mengimbau pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan kapasitas berlebih untuk mau memindahkan penumpang dan muatannya ke bus yang sudah kami sediakan," kata Kepala Sub Bagian Check Point Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Adhie Santika kepada wartawan di Jl Raya Lemah Abang, Selasa (7/9/2010).
Adapun mobil yang disediakan yakni 2 unit minibus untuk rute Cirebon, Jawa Barat, dan dua lainnya untuk rute ke Solo, Jawa Tengah. Bus tersebut akan disediakan setiap harinya di lokasi check point tersebut.
Bus tersebut disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya. Bus yang bisa mengangkut 30 orang itu dilengkapi AC dan TV.
"Pemudik yang membawa penumpang berlebih seperti menambah bambu di belakang motor sangat berbahaya untuk keseimbangan kendaraan dan bisa berakibat kecelakaan," jelas Adhie.
Adhie menjelaskan, pihaknya akan melakukan upaya persuasif terlebih dulu dalam menindak pemotor yang bermuatan lebih. "Kita akan sarankan agar anak dan istrinya serta barang bawaannya diangkut bus. Suaminya atau pengemudinya dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan dengan motor," ungkapnya.
Namun, jika pemotor tetap memaksakan untuk mudik dengan kondisi muatan yang penuh dan membahayakan, polisi tidak segan-segan untuk menindaknya.
Bus pertama menuju Cirebon telah berangkat pukul 10.45 WIB. Semua kursi terpenuhi. Seorang penumpang bus gratis bernama Titi Uswatun Khasanah (29) yang berangkat dari Tangerang bersama suaminya Masnun (41) serta 2 anaknya yang berusia 3 tahun dan 5 tahun, mengaku senang dengan disediakannya bus tersebut.
"Tadinya saya nggak mau karena takut kemaleman kalau berangkat pukul 14.00 WIB, saya takut nggak ada yang jemput, rumah saya kan ke hutan lagi. Tapi setelah dijanjikan mau berangkat saat penuh, saya akhirnya mau. Saya cukup senang dengan adanya fasilitas ini, jadi saya bisa istirahat dengan nyaman di bus," ujar Titi yang akhirnya diberangkatkan bersama dua anaknya serta penumpang lain sekitar pukul 10.00 WIB. Sedang suaminya meneruskan perjalanan dengan motor seorang diri.
(mei/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
