KKP: Malaysia Tak Boleh Asal Main Tangkap Nelayan Indonesia
Selasa, 07/09/2010 10:45 WIB
Jakarta
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meradang atas penangkapan 5 nelayan oleh Malaysia. Mereka meminta Malaysia tidak asal main tangkap. Apalagi KKP menilai 5 nelayan itu berada di perairan internasional.
"Malaysia tidak boleh masin tangkap. Mestinya diusir saja nelayan kita. Dan yang diproses yang proyustisia yakni nakhodanya," jelas Dirjen Pengawasan Perikanan dan Sumber Daya Perikanan KKP, Aji Sularso, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/9/2010).
Dia menjelaskan biasanya nelayan Indonesia itu mencari ikan di wilayah perairan internasional. Namun pihak Malaysia kadang melihatnya masuk ke wilayah mereka.
"Kita pun demikian, kalau ada nelayan yang masuk di perairan internasional tidak pernah kita tahan," jelasnya.
Demikian juga nelayan yang asing yang masuk wilayah Indonesia, biasanya hanya diusir saja. "Kita proses yang proyustisia yakni nakhodanya," imbuhnya.
Terkait penangkapan lima nelayan Indonesia yang ditangkap di perairan Kampung Sungai Udang di Seberang Prai Selatan dengan tuduhan melanggar wilayah Malaysia, KKP pun sudah mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan.
"Ada 3 orang staf saya ke sana, untuk melihat dan membantu para nelayan itu," tutupnya. Lima nelayan itu ditangkap Jumat lalu dengan tuduhan memasuki teritorial Malaysia.
(ndr/nrl)
"Malaysia tidak boleh masin tangkap. Mestinya diusir saja nelayan kita. Dan yang diproses yang proyustisia yakni nakhodanya," jelas Dirjen Pengawasan Perikanan dan Sumber Daya Perikanan KKP, Aji Sularso, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/9/2010).
Dia menjelaskan biasanya nelayan Indonesia itu mencari ikan di wilayah perairan internasional. Namun pihak Malaysia kadang melihatnya masuk ke wilayah mereka.
"Kita pun demikian, kalau ada nelayan yang masuk di perairan internasional tidak pernah kita tahan," jelasnya.
Demikian juga nelayan yang asing yang masuk wilayah Indonesia, biasanya hanya diusir saja. "Kita proses yang proyustisia yakni nakhodanya," imbuhnya.
Terkait penangkapan lima nelayan Indonesia yang ditangkap di perairan Kampung Sungai Udang di Seberang Prai Selatan dengan tuduhan melanggar wilayah Malaysia, KKP pun sudah mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan.
"Ada 3 orang staf saya ke sana, untuk melihat dan membantu para nelayan itu," tutupnya. Lima nelayan itu ditangkap Jumat lalu dengan tuduhan memasuki teritorial Malaysia.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
