detikcom

Pelecehan Seksual

Orangtua Paskibra Korban Pelecehan Seksual Akan Mengadu ke Bang Yos

E Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 07/09/2010 10:13 WIB
Jakarta Para orangtua anggota Paskibra korban pelecehan seksual hari ini akan mengadu ke mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso atau Bang Yos. Bang Yos akan diminta untuk menjembatani ke Pemprov DKI Jakarta.

"Nanti pukul 17.00 WIB, kita akan ke kantor Bang Yos di Jalan KH Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kami akan meminta Bang Yos untuk menjembatani ke Pemprov DKI," kata orangtua salah satu anggota Paskibra, Loreen Neville Djunaidi, saat berbincang dengan detikcom.

Sebagai orang yang pernah menjadi gubernur, Bang Yos akan dimintai saran dan pendapat. Itu karena, para orangtau kecewa dengan jawaban Pemprov DKI yang menyatakan salah alamat setelah disurati oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Nah ini mau kita tanyakan. Betul apa tidak? Selama ini Gubernur DKI Fauzi Bowo tidak mau mengaku bahwa Paskibra ada di bawah Pemprov DKI. Ini saya akan tanyakan ke Bang Yos, sebagai orang yang pernah menjadi gubernur," jelasnya.

Loreen mengaku, dirinya dan para orangtua korban lainnya merasa diabaikan oleh Pemprov DKI. Pemprov dinilai tidak perduli dengan kasus yang menimpa para korban.

""Nggak ada tanggapan, kita malah dibilang salah alamat. Kita kecewa," ujarnya.

Sejumlah anggota Paskibra putri dan putra mengaku mendapatkan pelecehan seksual selama menjalani pelatihan di Cibubur, 3-6 Juli lalu. Di situ, Paskibra putri ditelanjangi dan disuruh berbaris dalam keadaan basah kuyup.

Sementara Paskibra putra disuruh melakukan push up dingin. Push up dingin adalah istilah di mana 3-4 putra tidur bertumpukan di atas tubuh temannya yang satu dn lainnya dalam keadaan telanjang bulat dan basah kuyup serta berbusa.

Kasus pelecehan seksual ini mengemuka setelah orangtua korban melaporkan ke Purna Paskibra Indonesia (PPI). Namun, laporan mereka tidak ditanggapi oleh PPI.

Korban kemudian mengadu ke Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda). Namun, Disorda tidak bertindak tegas terhadap para pelaku.

(mei/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel