Pengendara Motor Mulai Padati Jalur Mudik
Selasa, 07/09/2010 05:08 WIB
Jakarta
Memasuki H-3 Lebaran, jalur mudik semakin dipadati kendaraan. Pemudik yang menggunakan sepeda motor sudah terlihat memadati sejumlah jalur mudik di kawasan Jakarta.
Seperti diberitakan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Senin (6/9/2010), kepadatan motor terjadi di ruas Jalan Kalimalang.
"Kepadatan di kawasan tersebut terpusat di lampu merah Pondok Kelapa. Banyaknya motor masih menjadi penyebab kemacetan di daerah tersebut," seperti ditulis situs TMC.
Hingga saat ini petugas masih mencoba mengurai kemacetan yang terjadi. Warga diimbau agar tetap menjaga jarak aman dalam berkendara dan tetap mematuhi rambu lalu lintas yang ada.
Sementara data pelanggaran dalam Operasi Ketupat yang dilakukan oleh pemotor hingga H-5 saja telah mencapai 994 kasus.
"Dalam Operasi Ketupat Jaya 2010 Polda Metro Jaya telah menindak 994 pemudik yang menggunakan sepeda motor," ujar Koordinator TMC Kompol Indra Jafar.
Pelanggaran tersebut di antaranya jumlah muatan motor yang melebihi kapasitas, komponen motor yang tidak layak, serta penggunaan helm yang tidak memenuhi standar nasional.
Sementara itu mengenai peningkatan jumlah arus pemudik belum tampak secara signifikan hal ini terlihat dari pantauan CCTV TMC Polda Metro Jaya yang mana ruas-ruas jalan protokol di Jakarta masih terlihat padat.
"Diprediksikan puncak arus mudik akan terlihat pada H-3 ataupu H-2", lanjut Indra Jafar.
(mei/mad)
Seperti diberitakan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Senin (6/9/2010), kepadatan motor terjadi di ruas Jalan Kalimalang.
"Kepadatan di kawasan tersebut terpusat di lampu merah Pondok Kelapa. Banyaknya motor masih menjadi penyebab kemacetan di daerah tersebut," seperti ditulis situs TMC.
Hingga saat ini petugas masih mencoba mengurai kemacetan yang terjadi. Warga diimbau agar tetap menjaga jarak aman dalam berkendara dan tetap mematuhi rambu lalu lintas yang ada.
Sementara data pelanggaran dalam Operasi Ketupat yang dilakukan oleh pemotor hingga H-5 saja telah mencapai 994 kasus.
"Dalam Operasi Ketupat Jaya 2010 Polda Metro Jaya telah menindak 994 pemudik yang menggunakan sepeda motor," ujar Koordinator TMC Kompol Indra Jafar.
Pelanggaran tersebut di antaranya jumlah muatan motor yang melebihi kapasitas, komponen motor yang tidak layak, serta penggunaan helm yang tidak memenuhi standar nasional.
Sementara itu mengenai peningkatan jumlah arus pemudik belum tampak secara signifikan hal ini terlihat dari pantauan CCTV TMC Polda Metro Jaya yang mana ruas-ruas jalan protokol di Jakarta masih terlihat padat.
"Diprediksikan puncak arus mudik akan terlihat pada H-3 ataupu H-2", lanjut Indra Jafar.
(mei/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
