detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 01:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/09/2010 16:19 WIB

Disekap 8 Tahun, Natascha Kampusch Luncurkan Otobiografi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Telegraph
Wina - Masih ingat dengan Natascha Kampusch? Wanita Austria itu pernah menjadi bahan pemberitaan dunia karena diculik dan disekap selama 8 tahun oleh seorang paedofil.

Banyak yang bertanya-tanya apa saja yang dialami wanita itu selama 8 tahun disekap. Kini, Natascha membeberkan kejadian penyekapan tersebut dalam buku otobiografinya.

Dalam bukunya yang akan diluncurkan pekan ini, Natascha mengungkapkan bagaimana dia dipukuli hingga 200 kali setiap minggu. Dia juga dipaksa tidur seranjang dengan penculiknya dan bekerja setengah bugil saat membersihkan rumah.

Natascha yang kini berumur 22 tahun diculik pada usia 10 tahun oleh Wolfgang Priklopil. Natascha dikurung dalam sebuah gudang bawah tanah di garasi rumah pria Austria itu.

Dengan meluncurkan otobiografi berjudul "3,096 Days", Natascha kabarnya akan memperoleh pendapatan sebesar 1 juta poundsterling. 3.096 hari tersebut merupakan lamanya Natascha disekap.

"Saya sekarang merasa cukup kuat untuk menceritakan kisah lengkap penculikan saya," tutur Natascha seperti dilansir Telegraph, Senin (6/9/2010).

Dalam bukunya, Natascha menulis bahwa Priklopil memaksanya memanggil pria itu dengan "Tuanku" atau "Maestro". Natascha juga menulis bahwa dirinya dipukuli begitu kuat oleh Priklopil sampai-sampai beberapa tulangnya patah.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%