detikcom
Senin, 06/09/2010 16:19 WIB

Disekap 8 Tahun, Natascha Kampusch Luncurkan Otobiografi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Telegraph
Wina - Masih ingat dengan Natascha Kampusch? Wanita Austria itu pernah menjadi bahan pemberitaan dunia karena diculik dan disekap selama 8 tahun oleh seorang paedofil.

Banyak yang bertanya-tanya apa saja yang dialami wanita itu selama 8 tahun disekap. Kini, Natascha membeberkan kejadian penyekapan tersebut dalam buku otobiografinya.

Dalam bukunya yang akan diluncurkan pekan ini, Natascha mengungkapkan bagaimana dia dipukuli hingga 200 kali setiap minggu. Dia juga dipaksa tidur seranjang dengan penculiknya dan bekerja setengah bugil saat membersihkan rumah.

Natascha yang kini berumur 22 tahun diculik pada usia 10 tahun oleh Wolfgang Priklopil. Natascha dikurung dalam sebuah gudang bawah tanah di garasi rumah pria Austria itu.

Dengan meluncurkan otobiografi berjudul "3,096 Days", Natascha kabarnya akan memperoleh pendapatan sebesar 1 juta poundsterling. 3.096 hari tersebut merupakan lamanya Natascha disekap.

"Saya sekarang merasa cukup kuat untuk menceritakan kisah lengkap penculikan saya," tutur Natascha seperti dilansir Telegraph, Senin (6/9/2010).

Dalam bukunya, Natascha menulis bahwa Priklopil memaksanya memanggil pria itu dengan "Tuanku" atau "Maestro". Natascha juga menulis bahwa dirinya dipukuli begitu kuat oleh Priklopil sampai-sampai beberapa tulangnya patah.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%