Puluhan Orang Demo PLN Persoalkan Tender BBM
Senin, 06/09/2010 10:48 WIB
Jakarta
Aksi unjuk rasa terjadi di PLN. Puluhan orang mempersoalkan pelaksanaan tender BBM 1,25 juta kiloliter. PLN diminta jangan asal memilih perusahaan pelaksana tender.
Pantauan detikcom, pukul 10.00 WIB, Senin (6/9/2010), di kantor PLN, Jl Trunojoyo, Jakarta, puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Pembela Demokrasi meminta PLN tidak memilih perusahaan PT TPPI sebagai pemenang tender.
"PT TPPI tidak memiliki kualitas HSD yang ditentukan dlam spesifikasi tender PLN. Oktan number hanya 43 seharusnya minimal 48. Jika TPPI menjadi pemenang ditakutkan akan berpengaruh pada kinerja generator, dan kadar oktannya tidak memenuhi standar," terang koordinator aksi Iqbal di lokasi.
Pengunjuk rasa juga terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Hujan yang turun membuat mereka masuk ke halaman PLN. Dengan pengeras suara, mereka berteriak-teriak meminta PLN berhati-hati.
"PT TPPI perusahaan bermasalah, tidak layak ikut tender. Mereka masih punya utang," teriak pengunjung rasa yang disambut yel-yel mengiyakan.
Mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan sejumlah pernyataan. Antara lain 'PT TPPI Menang Rakyat Menjadi Korban', 'PT TPPI Tidak Layak Ikut Tender', 'PT TPPI Bayar dulu Utangnya Baru ikut Tender'.
Pendemo meminta bertemu dengan Dirut PLN, Dahlan Iskan. Namun hingga pukul 10.45 WIB, pihak PLN belum juga ada yang menemui massa.
(ndr/fay)
Pantauan detikcom, pukul 10.00 WIB, Senin (6/9/2010), di kantor PLN, Jl Trunojoyo, Jakarta, puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Pembela Demokrasi meminta PLN tidak memilih perusahaan PT TPPI sebagai pemenang tender.
"PT TPPI tidak memiliki kualitas HSD yang ditentukan dlam spesifikasi tender PLN. Oktan number hanya 43 seharusnya minimal 48. Jika TPPI menjadi pemenang ditakutkan akan berpengaruh pada kinerja generator, dan kadar oktannya tidak memenuhi standar," terang koordinator aksi Iqbal di lokasi.
Pengunjuk rasa juga terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Hujan yang turun membuat mereka masuk ke halaman PLN. Dengan pengeras suara, mereka berteriak-teriak meminta PLN berhati-hati.
"PT TPPI perusahaan bermasalah, tidak layak ikut tender. Mereka masih punya utang," teriak pengunjung rasa yang disambut yel-yel mengiyakan.
Mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan sejumlah pernyataan. Antara lain 'PT TPPI Menang Rakyat Menjadi Korban', 'PT TPPI Tidak Layak Ikut Tender', 'PT TPPI Bayar dulu Utangnya Baru ikut Tender'.
Pendemo meminta bertemu dengan Dirut PLN, Dahlan Iskan. Namun hingga pukul 10.45 WIB, pihak PLN belum juga ada yang menemui massa.
(ndr/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
