Bambang Widjojanto: Korupsi Menghancurkan Peradaban
Senin, 06/09/2010 02:34 WIB
Jakarta
Hingga kini permasalahan korupsi belum mampu diatasi oleh pemerintah Indonesia. Bila penyakit masyarakat tersebut tidak dituntaskan, maka kehancuran bangsa tinggal menunggu waktunya.
"Selama ini kita agak miss leading kalau bicara korupsi, yang dikatakan hanya merugikan negara. Korupsi itu juga menghancurkan peradaban," ujar kandidat pimpinan KPK Bambang Widjojanto dalam acara "Membangkitkan Peradaban Al-Quran di Indonesia" yang digelar di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (5/9/2010).
Bambang menjelaskan, uang korupsi kerap kali digunakan untuk belanja sehingga menimbulkan budaya konsumerisme. Bahkan, kata Bambang, sebentar lagi akan ada legalisasi tempat perjudian dan prostitusi sehingga praktek money laundring menjadi legal.
"Dengan cara money laundring, uang hasil korupsi digunakan untuk kegiatan judi dan prostitusi dan itu dilegalkan, itu bahaya," jelas mantan pengurus YLBHI ini.
Ia menambahkan, untuk mengatasi masalah korupsi tidak cukup dengan menyeret para koruptor ke pengadilan. Namun juga perlu perbaikan sistem agar praktek korupsi tersebut tidak dapat dilakukan.
"Jadi harus diperbaiki sistem dalam mengendalikan korupsi," katanya. (ddt/irw)
"Selama ini kita agak miss leading kalau bicara korupsi, yang dikatakan hanya merugikan negara. Korupsi itu juga menghancurkan peradaban," ujar kandidat pimpinan KPK Bambang Widjojanto dalam acara "Membangkitkan Peradaban Al-Quran di Indonesia" yang digelar di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (5/9/2010).
Bambang menjelaskan, uang korupsi kerap kali digunakan untuk belanja sehingga menimbulkan budaya konsumerisme. Bahkan, kata Bambang, sebentar lagi akan ada legalisasi tempat perjudian dan prostitusi sehingga praktek money laundring menjadi legal.
"Dengan cara money laundring, uang hasil korupsi digunakan untuk kegiatan judi dan prostitusi dan itu dilegalkan, itu bahaya," jelas mantan pengurus YLBHI ini.
Ia menambahkan, untuk mengatasi masalah korupsi tidak cukup dengan menyeret para koruptor ke pengadilan. Namun juga perlu perbaikan sistem agar praktek korupsi tersebut tidak dapat dilakukan.
"Jadi harus diperbaiki sistem dalam mengendalikan korupsi," katanya. (ddt/irw)
Baca Juga
- Mobil Jaguar Diamankan KPK
Syamsul Arifin: Bukan Disita Tapi Diserahkan - Produsen BlackBerry Diminta Tak Persulit Pelacakan Korupsi di RI
- KPK Siap Verifikasi Calon Kapolri Baru
- Kasus Suap DGS BI
Bibit: Jadi Tersangka, Panda Nababan Cs Tidak Harus Dicegah - Pengacara: Jika Diperbolehkan Dokter, Nunun Siap Diperiksa KPK
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
