detikcom
Minggu, 05/09/2010 21:21 WIB

Gunung Sinabung Sedang Menghimpun Energi foto

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Pasca letusannya yang aktif dalam sepekan ini, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) masih belum lagi jinak. Pada Minggu (5/9/2010) dilaporkan, gunung ini sedang melakukan penghimpunan energi.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono menyatakan, masih belum bisa dipastikan energi apa yang akan dilepaskan gunung tersebut. Bisa berbentuk, gempa vulkanik atau hembusan dari kawah. Gunung juga melakukan perubahan karakter. Sebelumnya gunung ini menaikkan gempa vulkanik dan menurunkan hembusannya. Sekarang gunung menaikkan gempa vulkaniknya.

"Yang pasti, energi itu bisa dikeluarkan sewaktu-waktu," katanya kepada wartawan di Kabupaten Karo.

Data yang diperoleh di posko Penanggulangan Bencana Alam Letusan Gunung Sinabung di Kabanjahe menyebutkan, pada hari ini, sejak pukul 00.00 hingga 06:00 WIB terekam tujuh kali kejadian Gempa Vulkanik Dalam (VA) dengan amplitudo maksimum 10-46 mm. Durasi gempa antara 8 hingga 9 detik.

Selain itu, terdapat empat kali kejadian Vulkanik Dangkal (VB) dengan amplitudo maksimum 6-14 mm, lama gempa 5-7,5 detik. Gunung Sinabung juga melakukan tiga kali hembusan dengan amplitudo 3-8 mm, lama gempa 10-19 detik.

Sejak pukul 05.36 WIB terjadi getaran tremor menerus dengan amplitudo dominan 3 mm, serta satu kali kejadian gempa Tektonik Lokal (TL) dengan amplituda maksimum 40 mm dengan lama gempa 26 dan SP 6,5 detik. Terdapat juga satu kali kejadian gempa Tektonik Jauh (TJ) dengan amplitudo maksimim 9,5 mm dengan lama gempa 60 dan SP 21 detik.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%