Pelapor Calo Tiket Kereta Api Masih Rendah
Minggu, 05/09/2010 13:50 WIB
Antrian pemudik di loket Stasiun Gambir.
Jakarta
Meski sudah diiming-imingi imbalan Rp 500 ribu, pelapor calo tiket kereta api masih tergolong rendah. Padahal, PT KAI menduga para calo tiket mudik lebaran masih beroperasi di sekitar stasiun kereta api.
"Atas laporan masyarakat baru satu orang. Lainnya pengembangan polisi dan petugas," ujar Kepala Humas Daerah Operasional I Jakarta, Mateta Rizalul Haq, di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
Menurutnya memang keberadaan calo tahun ini sebenarnya relatif jauh berkurang dibanding mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya. Para calo tersebut kini sudah tak berani lagi beroperasi di sekitar stasiun Gambir sebab ketatnya razia yang polisi gelar.
"Sudah 9 yang kita tangkap, di luar (stasiun) semua," tukasnya.
Sementara itu, dari 9 calo tiket yang ditangkap sejak H-30, PT KAI mendapatkan bandar tiket cukup besar. Kuat dugaaan si pelaku merupakan pemain lama.
"Kita dapatkan 38 tiket dari tangannya, nilainya total kira-kira Rp 9 juta," kata Mateta.
Pelaku ditangkap 2 minggu lalu di Stasiun Juanda, Jakarta, dan saat ini telah diserahkan kepada polisi untuk diproses. Sementara pelaku lainnya rata-rata membawa 2-3 tiket.
"Mereka menjualnya sampai 2 kali lipat dari harga tercantum di tiker," ceritanya.
Modus pelaku, lanjut Mateta, biasanya memperoleh tiket dengan menyewa puluhan joki. Setiap joki diberi upah Rp 10 hingga Rp 20 ribu. "Dia (pelaku) bisa sewa 20 joki dengan rata-rata satu orang beli 4 tiket," ungkapnya.
(ape/lh)
"Atas laporan masyarakat baru satu orang. Lainnya pengembangan polisi dan petugas," ujar Kepala Humas Daerah Operasional I Jakarta, Mateta Rizalul Haq, di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
Menurutnya memang keberadaan calo tahun ini sebenarnya relatif jauh berkurang dibanding mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya. Para calo tersebut kini sudah tak berani lagi beroperasi di sekitar stasiun Gambir sebab ketatnya razia yang polisi gelar.
"Sudah 9 yang kita tangkap, di luar (stasiun) semua," tukasnya.
Sementara itu, dari 9 calo tiket yang ditangkap sejak H-30, PT KAI mendapatkan bandar tiket cukup besar. Kuat dugaaan si pelaku merupakan pemain lama.
"Kita dapatkan 38 tiket dari tangannya, nilainya total kira-kira Rp 9 juta," kata Mateta.
Pelaku ditangkap 2 minggu lalu di Stasiun Juanda, Jakarta, dan saat ini telah diserahkan kepada polisi untuk diproses. Sementara pelaku lainnya rata-rata membawa 2-3 tiket.
"Mereka menjualnya sampai 2 kali lipat dari harga tercantum di tiker," ceritanya.
Modus pelaku, lanjut Mateta, biasanya memperoleh tiket dengan menyewa puluhan joki. Setiap joki diberi upah Rp 10 hingga Rp 20 ribu. "Dia (pelaku) bisa sewa 20 joki dengan rata-rata satu orang beli 4 tiket," ungkapnya.
(ape/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
