Gempa 7,1 Skala Richter Guncang Selandia Baru
Sabtu, 04/09/2010 11:56 WIB
Ilustrasi (AFP)
Wellington
Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Selandia Baru, Sabtu dini hari waktu setempat. Otoritas setempat pun mengumumkan keadaan darurat setelah gempa tersebut terjadi.
Gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter tersebut mengguncang Kota Christchurch, South Island pada sekitar pukul 04.35 waktu setempat. Gempa itu menghancurkan bangunan-bangunan dan menimbulkan kepanikan warga.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Namun beberapa orang dilaporkan terluka.
"Saya pikir kita sangat beruntung sebagai bangsa karena tak ada korban jiwa. Kita diberkati," kata Menteri Pertahanan Sipil Selandia Baru John Carter kepada wartawan seperti diberitakan Reuters, Sabtu (4/9/2010). Diimbuhkannya, kerugian akibat gempa ini akan sangat besar.
Gempa dahsyat tersebut juga merobohkan tiang-tiang listrik dan merusak jalan-jalan raya. Akibatnya listrik pun padam dan pasokan air terganggu.
Warga yang panik berlarian ke jalan-jalan dengan mengenakan baju tidur mereka. Ada beberapa orang yang diberitakan masih terjebak di dalam reruntuhan gedung.
Otoritas setempat menyatakan, aksi penjarahan sempat terjadi di sejumlah gedung yang rusak. Namun penjarahan tersebut dengan cepat bisa dikendalikan.
Perdana Menteri Selandia Baru John Key segera bertolak menuju kota tersebut bersama pejabat-pejabat senior pemerintah. "Saya pikir akan butuh waktu sebelum kita tahu berapa besar kerugian," ujar Key pada stasiun Television NZ.
Kota Christchurch merupakan kota terbesar kedua di Selandia Baru. Sekitar 400 ribu orang tinggal di kota tersebut.
(ita/ndr)
Gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter tersebut mengguncang Kota Christchurch, South Island pada sekitar pukul 04.35 waktu setempat. Gempa itu menghancurkan bangunan-bangunan dan menimbulkan kepanikan warga.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Namun beberapa orang dilaporkan terluka.
"Saya pikir kita sangat beruntung sebagai bangsa karena tak ada korban jiwa. Kita diberkati," kata Menteri Pertahanan Sipil Selandia Baru John Carter kepada wartawan seperti diberitakan Reuters, Sabtu (4/9/2010). Diimbuhkannya, kerugian akibat gempa ini akan sangat besar.
Gempa dahsyat tersebut juga merobohkan tiang-tiang listrik dan merusak jalan-jalan raya. Akibatnya listrik pun padam dan pasokan air terganggu.
Warga yang panik berlarian ke jalan-jalan dengan mengenakan baju tidur mereka. Ada beberapa orang yang diberitakan masih terjebak di dalam reruntuhan gedung.
Otoritas setempat menyatakan, aksi penjarahan sempat terjadi di sejumlah gedung yang rusak. Namun penjarahan tersebut dengan cepat bisa dikendalikan.
Perdana Menteri Selandia Baru John Key segera bertolak menuju kota tersebut bersama pejabat-pejabat senior pemerintah. "Saya pikir akan butuh waktu sebelum kita tahu berapa besar kerugian," ujar Key pada stasiun Television NZ.
Kota Christchurch merupakan kota terbesar kedua di Selandia Baru. Sekitar 400 ribu orang tinggal di kota tersebut.
(ita/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:43 WIB
Ada Kebakaran, KRL Tertahan di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
286 Komentar
-
245 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
