Laporan Polisi Malaysia Tuding 3 Petugas KKP Culik Nelayannya
Sabtu, 04/09/2010 11:51 WIB
Jakarta
Laporan Polisi Malaysia yang beredar, bukan hanya menyebut petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pemerasan. Tetapi juga dituding melakukan penculikan. Dasarnya yakni permintaan uang untuk pembebasan 7 nelayan Malaysia.
Dalam dokumen berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia Wilayah Du 81200 Tampoi, Johor yang beredar di kalangan wartawan, Sabtu (4/9/2010) disebutkan pihak polisi laut Malaysia menyerahkan kasus penangkapan 3 petugas KKP kepada pihak kepolisian IPD Kota Tinggi.
Nah didalam kasus pidananya, polisi Kota Tinggi menjerat dengan pasal 360 KK, hukum setempat. "Barang siapa membawa mana-mana orang keluar dari kawasan Malaysia dengan tiada kerelaan orang itu atau kerelaan seseorang yang berkuasa di sisi undang-undang memberi kerelaan bagi pihak orang itu adalah dikatakan menculik orang itu dari Malaysia," tulis laporan polisi Malaysia tersebut.
Pasal penculikan itu didasarkan atas permintaan uang kepada salah satu keluarga nelayan Malaysia melalui SMS. Uang yang diminta total RM 3.500, dan agar dikirimkan melalui Western Union kepada seseorang bernama Harun yang tinggal di Batam.
Polisi Malaysia menduga SMS itu dikirimkan oknum petugas KKP. "Ketiga-tiga saspek (3 petugas KKP) telah ditahan dilokap IPD Kota Tinggi dan diluluskan reman selama 4 hari oleh pihak Mahkamah," tulis laporan itu.
Pihak Malaysia juga membuat laporan penculikan yang dilakukan En Booh AH Cio, keluarga salah satu nelayan. Pihak Malaysia dalam laporan itu disebutkan juga telah memberitahukan persoalan ini kepada Konjen RI di Johor Baru.
Sebelumnya Menteri KKP Fadel Muhammad pernah ditanyakan mengenai dugaan pemerasan oleh anak buahnya. Saat itu, tegas-tegas Fadel membantahnya, namun dia mengaku akan melakukan penyelidikan.
"Tidak ada, tidak ada. Kecurigannya besar seperti itu. Kita telusuri," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad usai diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakpus, pada Sabtu (21/8/2010).
(ndr/ken)
Dalam dokumen berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia Wilayah Du 81200 Tampoi, Johor yang beredar di kalangan wartawan, Sabtu (4/9/2010) disebutkan pihak polisi laut Malaysia menyerahkan kasus penangkapan 3 petugas KKP kepada pihak kepolisian IPD Kota Tinggi.
Nah didalam kasus pidananya, polisi Kota Tinggi menjerat dengan pasal 360 KK, hukum setempat. "Barang siapa membawa mana-mana orang keluar dari kawasan Malaysia dengan tiada kerelaan orang itu atau kerelaan seseorang yang berkuasa di sisi undang-undang memberi kerelaan bagi pihak orang itu adalah dikatakan menculik orang itu dari Malaysia," tulis laporan polisi Malaysia tersebut.
Pasal penculikan itu didasarkan atas permintaan uang kepada salah satu keluarga nelayan Malaysia melalui SMS. Uang yang diminta total RM 3.500, dan agar dikirimkan melalui Western Union kepada seseorang bernama Harun yang tinggal di Batam.
Polisi Malaysia menduga SMS itu dikirimkan oknum petugas KKP. "Ketiga-tiga saspek (3 petugas KKP) telah ditahan dilokap IPD Kota Tinggi dan diluluskan reman selama 4 hari oleh pihak Mahkamah," tulis laporan itu.
Pihak Malaysia juga membuat laporan penculikan yang dilakukan En Booh AH Cio, keluarga salah satu nelayan. Pihak Malaysia dalam laporan itu disebutkan juga telah memberitahukan persoalan ini kepada Konjen RI di Johor Baru.
Sebelumnya Menteri KKP Fadel Muhammad pernah ditanyakan mengenai dugaan pemerasan oleh anak buahnya. Saat itu, tegas-tegas Fadel membantahnya, namun dia mengaku akan melakukan penyelidikan.
"Tidak ada, tidak ada. Kecurigannya besar seperti itu. Kita telusuri," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad usai diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakpus, pada Sabtu (21/8/2010).
(ndr/ken)
Baca Juga
- Laporan Polisi Malaysia Sebut Oknum Petugas KKP Peras Nelayannya
- Hubungan RI-Malaysia
Wiranto: Tak Layak Kedaulatan Diukur dari Ekonomi - Pemerintah Yakin Capai Hasil Optimal di Perundingan Kinabalu
- Marty Minta Pejabat Kemlu Kedepankan Diplomasi yang Efektif
- Golkar Puas Malaysia Terkena Efek Kejut Pidato SBY
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:43 WIB
Ada Kebakaran, KRL Tertahan di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
286 Komentar
-
245 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
