Luapan Sungai Ciliwung Rendam 25 Rumah di Pancoran
Sabtu, 04/09/2010 10:56 WIB
Jakarta
Bagi warga yang tinggal di pinggir Sungai Ciliwung, rumah terendam banjir sudah biasa. Kali ini, luapan air merendam 25 rumah warga hingga mencapai atap.
"Kami warga sungai sudah sering terkena seperti ini. Sudah hafal lah," ujar salah seorang warga yang rumahnya terendam, Sujana kepada detikcom di lokasi, Kampung Rawa Jati Timur, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/10).
Luapan sungai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu dini hari. Rumah yang terendam mencapai 25 rumah. 11 rumah di RT 01 dan 14 rumah di RT 10.
Meski banjir di pinggiran sungai sudah biasa, namun baru tahun ini banjir terjadi pada bulan Agustus dan September. Menurut Sujana, pada tahun lalu, bulan Agustus dan September adalah musim kemarau, jadi tidak terjadi banjir.
"Biasanya di bulan 8 dan bulan 9, itu bukan musimnya banjir. Sejak bulan lalu sudah 3 kali terjadi luapan," jelas pria asal Tegal, Jawa Tengah ini.
Sujana bercerita, sebagian barangnya dia amankan di atap rumah, sebagiannya lagi dititipkan ke tetangga yang rumahnya jauh dari tepi sungai.
Sementara itu, warga yang lain, Lia, mengaku kaget dengan luapan karena terjadinya dini hari. Saat air meluap, ia dan keluarganya sedang sahur.
"Banyak juga yang kaget tadi pagi," ucapnya.
Luapan air di sungai Ciliwung nyaris terjadi tiap bulan. Kebanyakan warga yang tinggal di sekitar sungai Ciliwung adalah pendatang, yang mengontrak rumah. Mereka rata-rata berprofesi sebagai buruh bangunan.
(gun/ndr)
"Kami warga sungai sudah sering terkena seperti ini. Sudah hafal lah," ujar salah seorang warga yang rumahnya terendam, Sujana kepada detikcom di lokasi, Kampung Rawa Jati Timur, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/10).
Luapan sungai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu dini hari. Rumah yang terendam mencapai 25 rumah. 11 rumah di RT 01 dan 14 rumah di RT 10.
Meski banjir di pinggiran sungai sudah biasa, namun baru tahun ini banjir terjadi pada bulan Agustus dan September. Menurut Sujana, pada tahun lalu, bulan Agustus dan September adalah musim kemarau, jadi tidak terjadi banjir.
"Biasanya di bulan 8 dan bulan 9, itu bukan musimnya banjir. Sejak bulan lalu sudah 3 kali terjadi luapan," jelas pria asal Tegal, Jawa Tengah ini.
Sujana bercerita, sebagian barangnya dia amankan di atap rumah, sebagiannya lagi dititipkan ke tetangga yang rumahnya jauh dari tepi sungai.
Sementara itu, warga yang lain, Lia, mengaku kaget dengan luapan karena terjadinya dini hari. Saat air meluap, ia dan keluarganya sedang sahur.
"Banyak juga yang kaget tadi pagi," ucapnya.
Luapan air di sungai Ciliwung nyaris terjadi tiap bulan. Kebanyakan warga yang tinggal di sekitar sungai Ciliwung adalah pendatang, yang mengontrak rumah. Mereka rata-rata berprofesi sebagai buruh bangunan.
(gun/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:55 WIB
Polisi Sita Sepucuk Pistol dari Pembunuh Wartawan Senior TVRI
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:43 WIB
Ada Kebakaran, KRL Tertahan di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
286 Komentar
-
245 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
