detikcom
Jumat, 03/09/2010 17:27 WIB

Puncak Arus Mudik Tol Cikampek Diprediksi H-2 Lebaran

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Puncak arus mudik di Tol Cikampek diprediksi akan terjadi pada H-2 Lebaran. Saat itu diperkirakan jumlah 47 ribu kendaraan akan melintas.

"Prediksi pada H-2 sekitar 47 ribu kendaraan yang keluar gerbang Tol Cikampek," ujar Kepala gerbang Tol Cikampek Mulyadi, kepada detikcom, Jumat (3/9/2010).

Jumlah ini meningkat 7 ribu kendaraan dari tahun kemarin, dengan puncak mudik pada H-3. Menurut Mulyadi, peningkatan jumlah kendaraan itu dimungkinkan karena Jasa Marga sudah melakukan pelebaran jalan dari 2 lajur menjadi 3 lajur.

Untuk antisipasi mudik, Mulyadi membeberkan, pihaknya telah menyiapkan 25 dari 12 armada derek pada periode H-10 sampai H+10 Lebaran. Gardu pelayanan transaksi ditingkatkan dari 5 gardu keluar menjadi 14 gardu keluar.

Disiapkan juga pelayanan medis, dan 60 personil Brimob dari Polda Jabar di pintu Tol Cikampek. Bahkan 3 layar monitor dari Mabes yang bisa memantau 23 titik juga disiapkan.

Sementara arus mudik mulai Sabtu 4 September 2010 besok, diprediksi akan ada peningkatan jumlah kendaraan yang akan keluar gerbang Tol Cikampek. Namun untuk malam ini arus mudik belum terlalu padat.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nik/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%