detikcom

Kapolri Minta Masyarakat Waspada Provokasi Kasus Malaysia

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Jumat, 03/09/2010 14:37 WIB
Jakarta Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan sejumlah pihak untuk melakukan sweeping terhadap warga negara Malaysia. Kapolri meminta masyarakat mengikuti instruksi Presiden SBY.

"Kaitannya masalah beredar di facebook ada ajakan provokasi menyuruh sweeping terhadap WN asing, saya minta harapkan jangan ada warga masyarakat terprovokasi," kata Kapolri usai salat Jumat di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).

Menurut dia, Kepolisian akan menyelidiki adanya upaya provokasi dari sejumlah pihak. Kapolri meminta agar masyarakat mengikuti instruksi Presiden agar kasus Malaysia diserahkan ke pemerintah melalui jalur diplomasi.

"Ingat negara kita melalui jalur diplomasi. Bayangkan apakah hanya warga negara Malaysia yang di sini. Jangan mikir diri sendiri. Bapak Presiden sudah mengatakan (penyelesaian) dengan jalur diplomasi. Jangan ada provokasi. Gimana warga negara kita yang di sana (Malaysia)," papar pria yang akan pensiun bulan Oktober ini.

Kapolri telah memerintahkan agar upaya-upaya provokasi dicegah seminimal mungkin. "Saya sudah perintahkan, ajak, ingatkan, nggak mau tindak," kata Kapolri.

Lalu apa upaya tegasnya dari Polisi? "Kan ada Pasal 142 a dan 143 KUHP soal pembakaran bendera negara sahabat," jawab Kapolri.
(ape/aan)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel