MA Tak Bisa Hukum Nelayan Karena Alasan Nasionalisme
Jumat, 03/09/2010 14:29 WIB
Jakarta
Banyaknya pencurian ikan di perbatasan Indonesia-Malaysia ditengarai karena para nelayan asing yang mencuri ikan tidak pernah diberi hukuman berat. Namun Mahkamah Agung (MA) tetap tidak akan mengintervensi hakim di Pengadilan Perikanan untuk memberi hukuman berat.
"Itu kebebasan hakim, tidak boleh Mahkamah Agung (MA) seperti itu," kata Ketua MA, Harifin A Tumpa usai salat Jumat di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Pengadilan Perikanan adalah pengadilan khusus yang dibentuk untuk menyelesaikan sengketa perikanan. Pengadilan ini dibentuk berdasarkan UU No 31 Tahun 2004.
Harifin mengatakan, hakim juga tidak diperbolehkan memberi hukuman berat kepada nelayan yang mencuri ikan dengan alasan nasionalisme. Pertimbangan pemberian hukuman mesti didasarkan pada pembuktian di pengadilan.
"Apakah Warga Negara Indonesia (WNI) atau warga negara lain. Tidak boleh karena warga negara tertentu lalu diperberat hukumannya," jelas pria Bugis ini.
Dalam kurun tahun 2010, sedikitnya 10 kasus pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing terungkap. Sayang, kebanyakan dari mereka tak ada yang tuntas hingga masuk ke pengadilan karena kurangnya bukti.
(asp/gun)
"Itu kebebasan hakim, tidak boleh Mahkamah Agung (MA) seperti itu," kata Ketua MA, Harifin A Tumpa usai salat Jumat di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Pengadilan Perikanan adalah pengadilan khusus yang dibentuk untuk menyelesaikan sengketa perikanan. Pengadilan ini dibentuk berdasarkan UU No 31 Tahun 2004.
Harifin mengatakan, hakim juga tidak diperbolehkan memberi hukuman berat kepada nelayan yang mencuri ikan dengan alasan nasionalisme. Pertimbangan pemberian hukuman mesti didasarkan pada pembuktian di pengadilan.
"Apakah Warga Negara Indonesia (WNI) atau warga negara lain. Tidak boleh karena warga negara tertentu lalu diperberat hukumannya," jelas pria Bugis ini.
Dalam kurun tahun 2010, sedikitnya 10 kasus pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing terungkap. Sayang, kebanyakan dari mereka tak ada yang tuntas hingga masuk ke pengadilan karena kurangnya bukti.
(asp/gun)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
286 Komentar
-
243 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
