Jumat, 03/09/2010 14:30 WIB

Jalur Mudik Pantura

Pantau Macet di Jomin, Polisi Pasang CCTV

Andri Haryanto - detikNews
Foto: Andry (detikcom)
Jakarta - Terjebak kemacetan di Simpang Jomin, Cikampek, tentu tidak diinginkan oleh setiap pemudik arah Pantura. Untuk itulah, polisi memasang CCTV agar setiap risiko kemacetan bisa dideteksi dini.

Pantauan detikcom, CCTV (closed circuit television) sudah disiagakan di sejumlah titik di kawasan Jomin. Misalnya saja pertigaan Cikopo di depan gerbang Tol Cikampek, Simpang Mutiara dan Simpang Jomin. Kemacetan di Simpang Mutiara-Jonim, Polri Pasang CCTV

"CCTV yang dipasang Polri untuk memantau kepadatan kendaraan yang akan melintas Simpang Mutiara ke Simpang Jonim," kata Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Fillol Praja Arthadira, saat ditemui detikcom di Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang Mutiara, Cikampek Rabu (1/9/2010) kemarin.

Dari CCTV tersebut nantinya akan terpantau kepadatan kendaraan yang akan melintas dua simpang tersebut. Hal itu dilakukan untuk melakukan buka-tutup jalur agar kendaraan tidak terlalu padat melalui kawasan itu.

Selain terhubung antar pos, CCTV juga tersambung langsung ke Ditlantas Mabes Polri. "Tapi hanya untuk akses Mabes saja, kalau Polres ada pantauan sendiri," jelasnya.

Simpang Mutiara-Jonim dikenal sebagai titik rawan kemacetan di kawasan Purwakarta. Hal itu dikarenakan badan jalan yang menyempit dan berbanding jauh dengan lebar gerbang tol yang memuntahkan puluhan kendaraan per menitnya. Belum lagi jalur menuju Jomin dari Simpang Mutiara yang cukup untuk dua mobil dari arah berlawanan, turut menyumbang kemacetan di kawasan tersebut.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ahy/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%