Kamis, 02/09/2010 13:07 WIB

Takut Bikin Macet, Foke Pulang dari Kantor Wapres Jalan Kaki

Irwan Nugroho - detikNews
Foto: Irwan/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) jalan kaki ke kantornya dari Istana Wapres. Sebelumnya, ia mengikuti rapat mengenai transportasi massal.

Istana Wapres dengan Balaikota memang berdiri bersebelahan. Keduanya terletak di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selain Balaikota di sebelah kiri, Istana Wapres diapit kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di sisi kanan.

Rapat yang diikuti oleh banyak pejabat menteri dan Pemprov DKI Jakarta itu dimulai pukul 10.30 WIB dan dipimpin oleh Wakil Presiden Boediono. Rapat berlangsung 1,5 jam dan selesai sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (2/9/2010).

Usai rapat, Foke menyempatkan diri bercengkerama dengan wartawan. Seperti biasa, ia menjawab seluruh pertanyaan wartawan seputar hasil rapat dan problem kemacetan di Jakarta.

Setelah sekitar 7 menit mengobrol, Foke beranjak meninggalkan Istana Wapres. Ia bersama sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta pun melangkahkan kaki ke pintu gerbang bagian depan.

"Jalan kaki, Pak?" tanya wartawan.

"Iyalah. Nanti kalau naik mobil menambah macet," jawab pria berkumis ini berseloroh. (irw/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    75%
    Kontra
    25%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close