Lagi, Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 25 Orang Di Pakistan
Kamis, 02/09/2010 05:55 WIB
AFP
Lahore
Bom bunuh diri kembali menghantam Pakistan. Sedikitnya 3 pelaku bom bunuh diri meledakkan diri saat prosesi berkabung kaum Syiah di kota Lahore, Pakistan. Akibatnya, 25 orang tewas dan 180 orang lainnya luka.
Bunyi ledakan bom langsung mengoyak kerumunan orang yang sedang berbuka puasa. Mereka kaget karena ledakan begitu memekakkan telinga. Sontak, massa berhamburan menyelamatkan diri.
Seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/9/2010), polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau kepanikan warga.
Lahore adalah sebuah kota yang memiliki delapan juta penduduk. Lahore wilayah yang dekat perbatasan antara Pakistan-India.
"Proses berkabung baru saja berakhir ketika aku mendengar tiga ledakan memekakkan telinga," kata seorang warga Shahid Hussain.
Sejumlah orang menangis dan memukuli kepala dan dada mereka di lokasi kejadian. Mereka berteriak dan meneriaki polisi dan pemerintah daerah setempat karena gagal melindungi orang-orang.
Sementara beberapa orang yang cedera masih berbaring di tanah. Mobil ambulan pun melaju ke dalam dan ke luar membawa korban luka.
"Dua puluh lima orang tewas dan lebih dari 180 lainnya luka-luka dalam tiga serangan bunuh diri," kata seorang pejabat senior administrasi lokal, Sajjad Bhutta.
"Kami telah mengumpulkan tubuh semua tiga pembom," jelasnya.
(ape/asp)
Bunyi ledakan bom langsung mengoyak kerumunan orang yang sedang berbuka puasa. Mereka kaget karena ledakan begitu memekakkan telinga. Sontak, massa berhamburan menyelamatkan diri.
Seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/9/2010), polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau kepanikan warga.
Lahore adalah sebuah kota yang memiliki delapan juta penduduk. Lahore wilayah yang dekat perbatasan antara Pakistan-India.
"Proses berkabung baru saja berakhir ketika aku mendengar tiga ledakan memekakkan telinga," kata seorang warga Shahid Hussain.
Sejumlah orang menangis dan memukuli kepala dan dada mereka di lokasi kejadian. Mereka berteriak dan meneriaki polisi dan pemerintah daerah setempat karena gagal melindungi orang-orang.
Sementara beberapa orang yang cedera masih berbaring di tanah. Mobil ambulan pun melaju ke dalam dan ke luar membawa korban luka.
"Dua puluh lima orang tewas dan lebih dari 180 lainnya luka-luka dalam tiga serangan bunuh diri," kata seorang pejabat senior administrasi lokal, Sajjad Bhutta.
"Kami telah mengumpulkan tubuh semua tiga pembom," jelasnya.
(ape/asp)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
