Pembangunan Gedung Baru DPR Rp 1,6 T Lukai Rasa Keadilan Rakyat
Rabu, 01/09/2010 18:21 WIB
Jakarta
Pembangunan gedung baru DPR Rp 1,6 triliun mengundang protes. Wakil rakyat di Senayan dinilai mencabik-cabik keadilan publik. Semestinya para anggota DPR melihat bagaimana kondisi rakyat sekarang ini.
"Pembangunan gedung baru DPR merupakan kebijkan yang tidak sensitif, melukai rasa keadilan dan menyakiti hati rakyat," kata Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Angger Jati WIjaya dalam siaran pers, Rabu (1/9/2010).
Dia menjelaskan, dalam kebijakan pembangunan gedung baru itu, dinilai para penentu kebijakan perencanaan dan penganggaran telah membutakan diri terhadap fakta-fakta sosial yang ada di lingkungannya. "Ada begitu banyak persoalan kerakyatan yang lebih memerlukan dukungan kebijakan penganggaran, ketimbang pembangunan gedung dan berbagai fasilits yang cenderung mengada-ada," terangnya.
Yang diperlukan DPR, selaku pemegang mandat kedaulatan rakyat adalah dukunan yang berkorelasi terhadap upaya menuntaskan peran dan fungsinya, memulihkan kembali tingkat kepercayaan rakyat, atas kinerja dan moralitas politiknya serta tanggung jawab dan pemihakan politiknya terhadap prakarsa-prakarsa kedaulatan.
"Di mana keseluruhannya tidak berhubungan sama sekali dengan kemewahan gedung perkantoran dan apalagi fasilitas belanja, rekreasi, atau kebugaran," tutupnya.
(ndr/ken)
"Pembangunan gedung baru DPR merupakan kebijkan yang tidak sensitif, melukai rasa keadilan dan menyakiti hati rakyat," kata Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Angger Jati WIjaya dalam siaran pers, Rabu (1/9/2010).
Dia menjelaskan, dalam kebijakan pembangunan gedung baru itu, dinilai para penentu kebijakan perencanaan dan penganggaran telah membutakan diri terhadap fakta-fakta sosial yang ada di lingkungannya. "Ada begitu banyak persoalan kerakyatan yang lebih memerlukan dukungan kebijakan penganggaran, ketimbang pembangunan gedung dan berbagai fasilits yang cenderung mengada-ada," terangnya.
Yang diperlukan DPR, selaku pemegang mandat kedaulatan rakyat adalah dukunan yang berkorelasi terhadap upaya menuntaskan peran dan fungsinya, memulihkan kembali tingkat kepercayaan rakyat, atas kinerja dan moralitas politiknya serta tanggung jawab dan pemihakan politiknya terhadap prakarsa-prakarsa kedaulatan.
"Di mana keseluruhannya tidak berhubungan sama sekali dengan kemewahan gedung perkantoran dan apalagi fasilitas belanja, rekreasi, atau kebugaran," tutupnya.
(ndr/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
