Nigerian Sweetheart Scam
Penipu Juga Incar Lelaki, Merayu dengan Foto Wanita Cantik
Rabu, 01/09/2010 18:16 WIB
Jakarta
Feth, seorang ibu rumah tangga, juga sempat hampir tertipu oleh ulah penipu pengobral cinta Nigerian Sweetheart Scam. Namun beruntung, Feth tidak merugi seperak pun. Feth justru memaki-maki pria yang mencoba menipunya itu.
"Dia mengaku turunan Pakistan Briton. Orangnya terus menghubungi saya. Saya membiarkannya supaya pulsanya habis. sampai akhirnya dia minta saya call ke nomernya di Malaysia, langsung saya maki," cerita Feth.
Feth mengatakan, tidak hanya dirinya yang sempat mengatakan hampir tertipu oleh bujuk rayu orang yang mengaku pria bule itu. Rekan dekatnya, sebut saja Nita, pernah dimintai Rp 20 juta untuk membayar hotel 'pacar' onlinenya.
"Dia menelepon dari Malaysia mengaku ketinggalan kartu kredit dan sekarang dia ditahan pihak hotel karena belum bisa bayar dan tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Indonesia. dia pun tanpa malu meminta Nita mengirimkan dia uang dengan nilai hampir Rp 20 juta," cerita Feth pada detikcom, Rabu (1/9/2010).
Karena selama ini Feth mengetahui soal 'hubungan' keduanya, Feth mewanti-wanti agar Nita tidak mengirim uang sepeser pun. Untung saja, Nita yang sudah dimabuk cinta oleh penipu itu mau menurut.
"Saya suruh teman saya meminta nama hotelnya. Tidak lama teman saya call saya dan memberitahukan nama hotel tempat si penipu ini menginap," kata Feth.
Feth pun segera mencari tahu dengan menelepon hotel tersebut. Namun ternyata, tidak ada tamu dengan nama Muhammad, pacar Nita. Feth pun lantas menulis email ke Muhammad agar berhenti menghubungi Nita.
Setelah itu, suami Feth, juga mengalami percobaan penipuan. Suami Feth dikirimi foto wanita cantik yang mengaku muallaf. Wanita itu ingin menjadi istri kedua dan membutuhkan bimbingan.
"Ini orangnya langsung didamprat dan dipermalukan. Suami saya mengecek IP address si pengirim email yang mengaku wanita Eropa itu yang ternyata IPnya domain di Lagos, Nigeria," tulis Feth.
Karena sudah sering mendengar modus penipuan ini, Feth pun memberi tips agar terhindar dari penipuan. Rata-rata, penipuan itu berasal dari Nigeria dan negara Afrika lainnya.
"Apabila menerima email rayu merayu seperti ini lebih baik buka options dari email anda. Dari sana akan kelihatan domainnya. Paling tidak ini membantu karena rata-rata scammer itu datang dari Nigeria dan negara Afrika lainnya," kata Feth.
(ken/nrl)
"Dia mengaku turunan Pakistan Briton. Orangnya terus menghubungi saya. Saya membiarkannya supaya pulsanya habis. sampai akhirnya dia minta saya call ke nomernya di Malaysia, langsung saya maki," cerita Feth.
Feth mengatakan, tidak hanya dirinya yang sempat mengatakan hampir tertipu oleh bujuk rayu orang yang mengaku pria bule itu. Rekan dekatnya, sebut saja Nita, pernah dimintai Rp 20 juta untuk membayar hotel 'pacar' onlinenya.
"Dia menelepon dari Malaysia mengaku ketinggalan kartu kredit dan sekarang dia ditahan pihak hotel karena belum bisa bayar dan tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Indonesia. dia pun tanpa malu meminta Nita mengirimkan dia uang dengan nilai hampir Rp 20 juta," cerita Feth pada detikcom, Rabu (1/9/2010).
Karena selama ini Feth mengetahui soal 'hubungan' keduanya, Feth mewanti-wanti agar Nita tidak mengirim uang sepeser pun. Untung saja, Nita yang sudah dimabuk cinta oleh penipu itu mau menurut.
"Saya suruh teman saya meminta nama hotelnya. Tidak lama teman saya call saya dan memberitahukan nama hotel tempat si penipu ini menginap," kata Feth.
Feth pun segera mencari tahu dengan menelepon hotel tersebut. Namun ternyata, tidak ada tamu dengan nama Muhammad, pacar Nita. Feth pun lantas menulis email ke Muhammad agar berhenti menghubungi Nita.
Setelah itu, suami Feth, juga mengalami percobaan penipuan. Suami Feth dikirimi foto wanita cantik yang mengaku muallaf. Wanita itu ingin menjadi istri kedua dan membutuhkan bimbingan.
"Ini orangnya langsung didamprat dan dipermalukan. Suami saya mengecek IP address si pengirim email yang mengaku wanita Eropa itu yang ternyata IPnya domain di Lagos, Nigeria," tulis Feth.
Karena sudah sering mendengar modus penipuan ini, Feth pun memberi tips agar terhindar dari penipuan. Rata-rata, penipuan itu berasal dari Nigeria dan negara Afrika lainnya.
"Apabila menerima email rayu merayu seperti ini lebih baik buka options dari email anda. Dari sana akan kelihatan domainnya. Paling tidak ini membantu karena rata-rata scammer itu datang dari Nigeria dan negara Afrika lainnya," kata Feth.
(ken/nrl)
Baca Juga
- Nigerian Sweetheart Scam
Pernah Terperdaya, Baby Balas Kerjai Penipu Pengobral Cinta - Aksi Nigerian Sweetheart Scam
Dua Kali 'Pacaran' dengan Pengobral Cinta, Uang Neva Selamat - Nigerian Sweetheart Pakai Foto Bule Baik-baik untuk Jerat Korban
- Jaringan Pengobral Cinta Sering Gunakan Isu Teroris untuk Jerat Korbannya
- Nigerian Sweetheart Scam Sudah Masuk Indonesia, Tipu Korban Rp 700 Juta
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
