Rabu, 01/09/2010 16:54 WIB

Kerusuhan di Buol, Kapolres dan Kapolsek Diminta Bertanggungjawab

Didit Tri Kertapati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kerusuhan di Kelurahan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengakibatkan 5 warga sipil tewas. Kapolres dan Kapolsek pun diminta pertanggungjawabannya.

"Kapolres dan Kapolsek minimal harus bertanggung jawab," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Iskandar Hasan usai jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/9/2010).

Menurut Iskandar, jika dari bawahan sudah melaporkan kerusuhan ini kepada atasannya yakni Kapolda Sulteng, dan atasannya tidak merespons, maka Kapolda juga akan dimintai pertanggungjawabannya.

"Jika dari bawah sudah melapor dan atasan tidak merespon. Maka kena dia. Lihat nanti setelah investigasi oleh tim," jawab Iskandar saat ditanyakan apakah kapolda juga turut bertanggungjawab.

Iskandar menjelaskan, kalau Kapolri telah menerjunkan tim yang pimpinan Wakapolri Komjen Pol Jusuf Manggbarani untuk melakukan investigasi. Apabila ditemukan pelanggaran, maka para anggota polri yang salah akan diberikan tindakan tegas.

"Kalau terjadi kesalahan teknis di lapangan kita akan tindak tegas," jelas Iskandar.

Iskandar menambahkan tim tersebut juga akan mengusut prosedur penggunaan senjata dengan peluru tajam. Jika ditemukan tindakan di luar ketentuan, maka akan ada sanksi yang dijatuhkan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ddt/gus)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%