Demi Perbaikan Layanan, Pengelolaan Bandara Cengkareng oleh Swasta Patut Didukung
Selasa, 31/08/2010 07:02 WIB
Jakarta
Rencana Kementerian BUMN menggandeng swasta asing untuk mengelola Bandara Soekarno-Hatta perlu didukung. Sebab, upaya tersebut dinilai akan meningkatkan pelayanan bandara secara maksimal dan profesional.
"Baguslah kalau asing mau investasi. Mereka kan tidak ada istilah dana siluman, profesional dan tidak ada duit se-sen pun keluar tanpa dihitung," kata pengamat penerbangan, Rendy Sasmita Adjiwibowo, saat berbincang dengan detikcom, Senin (30/8/2010) malam.
Menurutnya, upaya menggandeng swasta kerap dilakukan bandara di luar negeri. Tujuannya, untuk meningkatkan mutu layanan karena bila dibebankan kepada APBN/APBD saja, tidak akan mencukupi.
"Seperti Bandara Hiroshima, orang tahunya itu bandara Toyota Airport Hiroshima. Padahal nama resminya kan bukan itu. Itu karena investasi swasta masuk. Kalau rencana ini akuntable, bisa dipertanggungjawabkan, ini akan bagus buat pelayanan. Setidaknya akan sejajar dengan bandara di dunia," imbuh mantan pilot Garuda ini.
Hanya saja, kata Rendy, pemerintah jangan sampai melupakan jasa PT Angkasa Pura II (AP II), khususnya sumber daya manusianya. Ia berharap, jangan sampai usaha ini membuat konflik internal yang berkepanjangan seperti dialami AP I.
"Kalau melihat SDM sebagai aset, tentu akan dikelola baik. Jangan sampai seperti yang sudah-sudah AP I. Kalau nanti air port tax menjadi naik, itu wajar. Ada harga ada rupa. Sekarang saja air port tax (penerbangan) domestik dan internasional sudah beda," tukas Rendy. (Ari/lrn)
"Baguslah kalau asing mau investasi. Mereka kan tidak ada istilah dana siluman, profesional dan tidak ada duit se-sen pun keluar tanpa dihitung," kata pengamat penerbangan, Rendy Sasmita Adjiwibowo, saat berbincang dengan detikcom, Senin (30/8/2010) malam.
Menurutnya, upaya menggandeng swasta kerap dilakukan bandara di luar negeri. Tujuannya, untuk meningkatkan mutu layanan karena bila dibebankan kepada APBN/APBD saja, tidak akan mencukupi.
"Seperti Bandara Hiroshima, orang tahunya itu bandara Toyota Airport Hiroshima. Padahal nama resminya kan bukan itu. Itu karena investasi swasta masuk. Kalau rencana ini akuntable, bisa dipertanggungjawabkan, ini akan bagus buat pelayanan. Setidaknya akan sejajar dengan bandara di dunia," imbuh mantan pilot Garuda ini.
Hanya saja, kata Rendy, pemerintah jangan sampai melupakan jasa PT Angkasa Pura II (AP II), khususnya sumber daya manusianya. Ia berharap, jangan sampai usaha ini membuat konflik internal yang berkepanjangan seperti dialami AP I.
"Kalau melihat SDM sebagai aset, tentu akan dikelola baik. Jangan sampai seperti yang sudah-sudah AP I. Kalau nanti air port tax menjadi naik, itu wajar. Ada harga ada rupa. Sekarang saja air port tax (penerbangan) domestik dan internasional sudah beda," tukas Rendy. (Ari/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
