detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 30/08/2010 18:27 WIB

Mendagri Minta PNS Jadi Contoh Aksi Tolak Parsel

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengimbau jajaran pegawai negeri sipil (PNS) untuk tidak menerima parsel lebaran. Dia berharap para abdi negara itu menjadi contoh, sebagai bentuk pemerintahan bersih.

"Saya minta seluruh pegawai negeri menjadi pelopor untuk tidak menerima parsel,"ujar Gamawan usai rapat gabungan pemerintah dan DPR soal ormas, di Gedung DPR, Jakarta, Senin(30/8/2010).

Menurut Gamawan himbauan KPK mengenai parsel ini sudah sejak lama diterapkan dilingkungan pemerintah pusat dan daerah. Dia memint agar imbauan ini dipatuhi dan dilaksanakan.

"Sudah bertahun-tahun lalu, bukan soal jumlah tapi tradisi bersih," tutupnya.

Sebelumnya jajaran Kementerian BUMN juga mengumumkan penolakan menerima parsel. Termasuk di lingkungan perusahaan pelat merah. Bahkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengancam akan memberi sanksi bagi mereka yang melanggar.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%