Detik.com News
Detik.com
Minggu, 29/08/2010 21:41 WIB

Gunung Sinabung Meletus, Pengungsi Capai 18 Ribu Jiwa

Khairul Ikhwan - detikNews
Gunung Sinabung Meletus, Pengungsi Capai 18 Ribu Jiwa foto : dok. detik.com
Jakarta - Pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), mencapai 18.665 jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah jika situasi tidak membaik.

Menkokesra Agung Laksono yang berkunjung ke posko utama menuturkan sejauh ini langkah-langkah penanganan secara simultan oleh semua pihak masih terus berlangsung. Diharapkan situasi akan membaik, namun segala persiapan untuk kemungkinan terburuk terus disiagakan.

"Sejauh ini pengungsi berjumlah 18.665 jiwa. Mereka umumnya warga yang tidak berada di zona siaga, yakni enam kilometer dari pusat letusan. Jika memang ada pertambahan pengungsi, ya kita akan tetap berupaya," kata Agung Laksono kepada wartawan di Posko Utama Penanggulangan Bencana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Jl. Veteran, Kabanjahe, Karo, Minggu (29/8/2010).

Menurut Agung, merupakan kewajiban Pemerintah dan semua pihak untuk membantu penanganan korban bencana letusan gunung ini. Semua kalangan diimbau untuk turut serta meringankan beban para pengungsi.

"Mereka juga saudara-saudara kita, dan kita harus lakukan segala upaya membantu mereka," kata Agung Laksono yang berbicara didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut RE Nainggolan dan Bupati Karo DD Sinulingga.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%