Radar Bandara Mati
Pesawat Icha Putar-putar di Angkasa Sejam, Budi 15 Menit
Minggu, 29/08/2010 12:55 WIB
Surabaya
Nyaris semua pesawat yang harusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 09.00 WIB tadi terpaksa berputar-putar di angkasa lebih lama. Ada yang hanya 15 menit, ada yang satu jam.
Yang putar-putar satu jam antara lain Icha, yang menumpang GA 613 Makassar-Jakarta. "30 Menit sebelum mendarat pukul 09.30 WIB, pilot mengumumkan bahwa akan mengalami keterlambatan atau delay selama 25 menit karena sistem radar di Bandara Soekarno-Hatta mati. Finally kami semua total berputar-putar di udara selama 1 jam," cerita Icha pada detikcom, Minggu (29/8/2010).
Sistem radar yang mengatur lalu lintas pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mati total pada pukul 09.00 - 09.40 WIB. Petugas menara terpaksa menggunakan cara non-radar untuk mengatur pergerakan pesawat sehingga butuh waktu lebih lama.
Selain Icha, ada Budiono yang juga mengalami nasib serupa. Warga Surabaya yang duduk di Seat 9 C menjelaskan, pesawat Garuda Indonesia GA309 Surabaya-Jakarta yang ditumpanginya sempat berputar-putar di udara selama 15 menit sebelum mendarat.
"Mestinya mendarat pukul 10.05. Lalu ketika sudah dekat Jakarta ada pengumuman bahwa pesawat harus putar-putar dulu sekitar 15 menit lagi karena ada kerusakan sistem di bandara," ungkapnya kepada detikcom.
Menurut dia, para penumpang terlihat tetap santai karena kerusakan bukan pada pesawat. "Cuaca sangat cerah sejak Surabaya sampai Jakarta. Tepat 10.30 pesawat mendarat dengan selamat. Alhamdulillah," tambah mahasiswa pascasarjana Teknik Industri ITS ini.
(nrl/nrl)
Yang putar-putar satu jam antara lain Icha, yang menumpang GA 613 Makassar-Jakarta. "30 Menit sebelum mendarat pukul 09.30 WIB, pilot mengumumkan bahwa akan mengalami keterlambatan atau delay selama 25 menit karena sistem radar di Bandara Soekarno-Hatta mati. Finally kami semua total berputar-putar di udara selama 1 jam," cerita Icha pada detikcom, Minggu (29/8/2010).
Sistem radar yang mengatur lalu lintas pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mati total pada pukul 09.00 - 09.40 WIB. Petugas menara terpaksa menggunakan cara non-radar untuk mengatur pergerakan pesawat sehingga butuh waktu lebih lama.
Selain Icha, ada Budiono yang juga mengalami nasib serupa. Warga Surabaya yang duduk di Seat 9 C menjelaskan, pesawat Garuda Indonesia GA309 Surabaya-Jakarta yang ditumpanginya sempat berputar-putar di udara selama 15 menit sebelum mendarat.
"Mestinya mendarat pukul 10.05. Lalu ketika sudah dekat Jakarta ada pengumuman bahwa pesawat harus putar-putar dulu sekitar 15 menit lagi karena ada kerusakan sistem di bandara," ungkapnya kepada detikcom.
Menurut dia, para penumpang terlihat tetap santai karena kerusakan bukan pada pesawat. "Cuaca sangat cerah sejak Surabaya sampai Jakarta. Tepat 10.30 pesawat mendarat dengan selamat. Alhamdulillah," tambah mahasiswa pascasarjana Teknik Industri ITS ini.
(nrl/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
