detikcom
Minggu, 29/08/2010 10:30 WIB

BNPB Kirim 15 Orang ke Lokasi Letusan Gunung Sinabung foto

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan 15 orang ke Medan untuk memantau secara langsung situasi meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Saat ini, tim sudah berada di lokasi.

"Tim BNPB 15 orang terdiri dari BNPB, Kemsos, Kemkes, Badan Geologi, telah tiba di Medan," kata Deputi II BNPB Soetrisno dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Minggu (29/8/2010).

Setibanya di Medan, tim langsung mengadakan rapat dengan Pemprov setempat untuk mengetahui kondisi terakhir di lokasi bencana.

"Langsung rapat dengan Pemda Provinsi Sumut untuk mengambil langkah-langkah penanganan darurat akibat letusan Gunung Sinabung," imbuh Soetrisno yang ikut dalam tim tersebut.

Pantauan detikcom, dari Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Gunung Sinabung yang meletus pada pukul 01.10 WIB tadi malam, pagi ini diselimuti asap. Lava yang menyembur dari puncak gunung kini tidak terlihat lagi.

Saat ini cuaca sangat cerah. Matahari bersinar terang. Namun, situasi di sekitar kepundan ada kabut agak gelap. Kabut itu juga menghalangi penampakan gunung secara utuh.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(anw/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%