detikcom
Sabtu, 28/08/2010 12:50 WIB

Puncak Arus Mudik Via Kereta H-3, Arus Balik H+6

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Ditjen Perkeretaapian memprediksi puncak arus mudik menjelang lebaran akan jatuh pada H-3 atau sekitar 7 September. Sedangkan arus balik pemudik diperkirakan jatuh pada H+6 atau 11 September.

"Peak nya pada H-3 dan H+6," kata Dirjen Perkeretaapian, Tunjung Inderawan, kepada detikcom, Sabtu (28/8/2010).

Lebaran kali ini, Tunjung memprediksi akan ada kenaikan penumpang yang menggunakan kereta api sebesar 1,6 persen. Tahun ini, penumpang yang memakai jasa kereta api diperkirakan akan menembus angka 3,17 juta orang. Menurutnya, tingkat kepadatan penumpang akan mulai dirasakan sejak H-10 hingga H+10.

Pihaknya sendiri memastikan sudah siap menghadapi lonjakan penumpang ini. Ditjen Perkeretaapian telah mempersiapkan 214 rangkaian reguler. Ada juga 17 rangkaian tambahan yang bisa kapan saja digunakan jika penumpang terus membludak.

Untuk rangkaian ekonomi, Tunjung akan memberi toleransi kelebihan penumpang sebesar 50 persen. Sedangkan untuk bisnis hanya 25 persen.

"Untuk eksekutif tidak ada toleransi, harus sesuai seat (tempat duduk)," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%