detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 28/08/2010 12:50 WIB

Puncak Arus Mudik Via Kereta H-3, Arus Balik H+6

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Ditjen Perkeretaapian memprediksi puncak arus mudik menjelang lebaran akan jatuh pada H-3 atau sekitar 7 September. Sedangkan arus balik pemudik diperkirakan jatuh pada H+6 atau 11 September.

"Peak nya pada H-3 dan H+6," kata Dirjen Perkeretaapian, Tunjung Inderawan, kepada detikcom, Sabtu (28/8/2010).

Lebaran kali ini, Tunjung memprediksi akan ada kenaikan penumpang yang menggunakan kereta api sebesar 1,6 persen. Tahun ini, penumpang yang memakai jasa kereta api diperkirakan akan menembus angka 3,17 juta orang. Menurutnya, tingkat kepadatan penumpang akan mulai dirasakan sejak H-10 hingga H+10.

Pihaknya sendiri memastikan sudah siap menghadapi lonjakan penumpang ini. Ditjen Perkeretaapian telah mempersiapkan 214 rangkaian reguler. Ada juga 17 rangkaian tambahan yang bisa kapan saja digunakan jika penumpang terus membludak.

Untuk rangkaian ekonomi, Tunjung akan memberi toleransi kelebihan penumpang sebesar 50 persen. Sedangkan untuk bisnis hanya 25 persen.

"Untuk eksekutif tidak ada toleransi, harus sesuai seat (tempat duduk)," tandasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mok/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%