PKS: Koruptor, Aulia Pohan Tak Layak Dapat Remisi
Selasa, 24/08/2010 11:53 WIB
Jakarta
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkeyakinan ada Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur bahwa tidak ada remisi untuk teroris dan koruptor. Oleh karenanya, seharusnya Presiden tidak bisa memberikan remisi untuk mantan terpidana korupsi, Aulia Pohan.
"Dia kan juga mengeluarkan kebijakan yang melanggengkan perilaku koruptif. Kebijakan itu membuat peluang terjadinya korupsi, memang porsinya berbeda tapi beliau menjadi bagian dari siklus korupsi itu sendiri," ujar anggota Komisi III DPR dari FPKS Nasir Djamil, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2010).
PKS mempertanyakan konsistensi Pemerintah dalam penetapan remisi untuk Aulia Pohan. Pemerintah telah melanggar aturan yang ditetapkannya sendiri.
"PP 6 Tahun 2008 mengatur bahwa koruptor dan teroris itu tidak diberikan remisi," papar Nasir.
Nasir pun memahami munculnya spekulasi bahwa kebebasan Aulia karena kedekatannya dengan SBY. Sebab Pemerintah sampai melanggar aturan demi remisi untuk kebebasan Aulia.
"Bohong lah kalau itu tidak ada hubungannya dengan SBY. Pasti nggak enak kalau besan Presiden lama-lama dipenjara," tutupnya sambil tersenyum.
(van/nwk)
"Dia kan juga mengeluarkan kebijakan yang melanggengkan perilaku koruptif. Kebijakan itu membuat peluang terjadinya korupsi, memang porsinya berbeda tapi beliau menjadi bagian dari siklus korupsi itu sendiri," ujar anggota Komisi III DPR dari FPKS Nasir Djamil, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2010).
PKS mempertanyakan konsistensi Pemerintah dalam penetapan remisi untuk Aulia Pohan. Pemerintah telah melanggar aturan yang ditetapkannya sendiri.
"PP 6 Tahun 2008 mengatur bahwa koruptor dan teroris itu tidak diberikan remisi," papar Nasir.
Nasir pun memahami munculnya spekulasi bahwa kebebasan Aulia karena kedekatannya dengan SBY. Sebab Pemerintah sampai melanggar aturan demi remisi untuk kebebasan Aulia.
"Bohong lah kalau itu tidak ada hubungannya dengan SBY. Pasti nggak enak kalau besan Presiden lama-lama dipenjara," tutupnya sambil tersenyum.
(van/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:24 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Satu Meninggal
-
286 Komentar
-
241 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
