Detik.com News
Detik.com

Senin, 16/08/2010 12:02 WIB

'Bulan Kembar' 27 Agustus Hanya Hoax yang Berulang

Ken Yunita - detikNews
Bulan Kembar 27 Agustus Hanya Hoax yang Berulang Kidscosmos.org
Jakarta - Anda mendapat broadcast BBM soal bulan kembar yang dapat disaksikan 27 Agustus nanti? Jika iya, jangan percaya karena hal itu hanya informasi bohong yang selalu hadir setiap bulan Agustus.

"Itu hoax yang terus berulang, kata-katanya juga sama setiap tahun sejak tahun 2003," kata peneliti senior Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin saat berbincang dengan detikcom, Senin (16/8/2010).

Hoax yang dimaksud Thomas selalu hadir dengan dengan bahasa Inggris. Pesan yang juga beredar di milis-milis itu berjudul 'Two Moons on 27Th August 2010'.

Isinya antara lain: 'The Whole World is waiting for 27th August...Planet Mars will be the brightest in the night sky starting August. It will look as large as the full moon to the naked eye. This will cultivate on Aug. 27 when Mars comes within 34.65M miles off earth. Be sure to watch the sky on Aug. 27 12:30 am. It will look like the earth has 2 moons. The next time Mars may come this close is in 2287. Share this with your friends as NO ONE ALIVE TODAY will ever see it again'.

Thomas mengatakan, peristiwa alam yang dimaksud bulan kembar sebenarnya memang pernah terjadi pada tahun 2003. Saat itu, Mars memiliki jarak terdekat dengan Bumi yakni 55.758.006 km.

"Ini jarak terdekat dalam hampir 60.000 tahun dan akan berulang lagi baru 284 tahun lagi. Jadi tidak mungkin ada manusia mengalaminya dua kali," kata profesor riset ini.

Namun penampakan Mars saat itu juga tidak bisa dibilang mirip bulan. Dilihat dari ukurannya saja, sudah sangat berbeda. "Hanya tampak titik cahaya seperti bintang cemerlang. Itu pun masih kalah dengan Bintang Kejora (Venus purnama)," kata Thomas.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ken/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%